Pasca Bentrok di Mesuji, Pemkab OKI Dinginkan Suasana

601

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (Pemkab OKI) bersama aparat TNI/Polri memastikan situasi keamanan pasca bentrok warga Mesuji OKI dengan Mesuji Lampung saat ini kondusif.

“Situasi masih terkendali. Masyarakat tidak perlu khawatir, kita percayakan kepada aparat keamanan, mari sama-sama menjaga kondusifitas,” kata Bupati OKI diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Drs. H. Antonius Leonardo, M. Si saat menyambangi keluarga korban bentrok di Register 45 Mesuji Lampung, Kamis (18/7/2019).

Anton menghimbau seluruh pihak untuk merajut persaudaraan dan kerukunan, juga menahan diri serta jangan sampai terprovokasi.

“Kami dari pemerintah daerah sangat berbela sungkawa juga merasakan kesedihan keluarga, namun kita harus ikhlas, menahan diri dan sabar,” ungkapnya kepada keluarga korban.

Sementara Kapolres OKI AKBP Doni Eka Saputra memastikan kondisi Pematang Panggang Mesuji OKI kondusif hingga saat ini, dan masyarakat beraktivitas seperti biasa. Meski demikian, Dony mengungkapkan, jajaranny tetap siaga untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

“Kondisi-kondusif, namun kita tetap siaga kita sebar personel untuk berjaga, bahkan ada bantuan personel dari Brimob dan Polda,” ungkap Dony.

Dony juga meminta kepada masyarakat untuk tidak terprovokasi. Apalagi mendengar sudah ada pesan berantai melalui media sosial yang menyatakan kondisi di Mesuji OKI tidak aman.

“Tidak benar itu. Kita himbau agar masyarakat tidak panik dan semua harus tenang. Percayakan penyelesaian konflik ini kepada TNI dan Polri. Sebab, jumlah personel gabungan TNI dan Polri baik di Mesuji OKI maupun Mesuji Lampung yang disiagakan di lokasi sudah cukup untuk mengamankan TKP,” ungkap Kapolres.

Sejak bentrok terjadi, tambahnya, aparat sudah melakukan pengamanan dalam rangka meredam situasi, melokalisir, dan meredam konflik yang sudah berjalan. Selain itu, menurutnya, korban seluruhnya sudah dibawa ke rumah sakit untuk diberikan pertolongan dan yang meninggal dunia sudah dimakamkan. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda