Pantau Titik Hotspot di Sekadau, Dandim Turun ke Sebakong

294
Dandim 1204/Sanggau Letkol Inf. Gede Setiawan saat berada di titik hotspot Sebakong Sepulau Indah Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau. (Istimewa)

SEKADAU-KALBAR, BERITAANDA – Bencana kabut asap yang masih menyelimuti Kabupaten Sekadau Provinsi Kalbar mendapat perhatian serius dari aparat TNI.

Kamis (19/9/2019) kemarin, Komandan Kodim 1204/Sanggau Letkol Inf. Gede Setiawan meninjau langsung titik hotspot di Kabupaten Sekadau.

Melalui rilis yang diterima BERITAANDA, Jumat (20/9/2019), Dandim saat itu didampingi Pasi Intel Kodim 1104/Sanggau Kapten Inf. Saiful Husna dan Pasi Ops Kodim 1204/Sanggau Kapten Inf Agus itu, menuju Dusun Sebakong Desa Sempulau Indah Kecamatan Sekadau Hilir.

Disana, Dandim dan rombongan melihat adanya lahan yang sudah terbakar. Tim ini juga menemui pihak perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Agro Pelangkan Lestari (APL) yang diwakili asisten kepala, Paulus Jana, serta masyarakat pemilik lahan yang terbakar.

Diketahui, lebih kurang 10 hektare lahan yang terbakar itu telah dilakukan proses penebangan, dan akan digunakan untuk lahan pertanian berladang.

Dandim juga sempat berbincang dengan perwakilan perusahaan dan masyarakat pemilik lahan.

Dari pengakuan warga pemilik lahan menyatakan, bahwa tidak ada unsur kesengajaan dari dirinya untuk membakar lahan tersebut. Namun entah bagaimana terbakar dengan sendirinya.

“Kami menjaga agar tidak dibakar dahulu, karena ada himbauan dari aparat dan pemerintah tidak boleh membakar. Tapi tiba-tiba terbakar karena sudah lama kering,” ungkap warga pemilik lahan.

Sedangkan pihak perusahaan mengakui bahwa areal yang terbakar di luar lahan konsensi perusahaan.

Dandim kemudian memberikan himbauan kepada pihak perusahaan agar tidak melakukan aktifitas pembukaan lahan dengan cara dibakar.

“Kabut asap semakin tebal, titik hotspot semakin bertambah, Jangan sampai ada pembakaran – pembakaran, ” tegas Letkol Inf. Gede Setiawan.

TNI, dikatakan Dandim, akan terus melaksanakan pencegahan dan penanganan karhutla bersama unsur aparat lainnya serta pemerintah daerah.

“Kami (TNI) akan terus memantau titik hotspot di wilayah teritorial Kodim 1204/Sanggau,” pungkas Dandim. (Arni)

Bagaimana Menurut Anda