Pangdam II/Sriwijaya: Selalu Berdoa dalam Menghadapi Kesulitan

175

PALEMBANG, BERITAANDA – Dunia sejatinya adalah tempat bagi manusia mengalami berbagai macam kesulitan yang dihadapinya. Sebagai orang yang beriman kepada Allah, kita pun diperintahkan untuk senantiasa selalu berdoa dalam menghadapi kesulitan tersebut.

Hal itulah yang dibahas oleh Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Irwan, SIP M.Hum dalam kultum yang disampaikannya usai sholat Dzuhur berjamaah, Senin (15/7/2019), bertempat di Masjid Raudhatul ‘Ulum Makodam II/Sriwijaya Jln. Jenderal Sudirman KM 2,5 Kota Palembang.

Pada kesempatan itu, Pangdam menjelaskan bahwa, semua yang ada di dunia ini pasti mengalami kesulitan. Tapi kita tidak sendiri dan ada orang lain juga akan mengalami kesulitan yang sama seperti kita.

“Allah akan memberikan kesulitan sesuai kemampuan kepada kita. Makanya para ustadz menyampaikan, selalulah berdoa dan berzikirlah sesaat setelah sholat,” katanya.

Menurut Pangdam, orang yang berzikir sebelum adzan itu akan didoakan malaikat.

Doa yang akan dikabulkan itu saat menunggu sholat sampai dengan iqomat. Itu doa yang akan dikabulkan. Atau pada sholat Jumat saat antara khotbah pertama dan khotbah kedua, serta pada saat kita sujud terakhir. Berdoalah disitu, berdoa apa saja. Orang yang selalu berdoa bisa merubah takdir dirinya. ‘Makanya berdoalah kepada-Ku pasti akan aku kabulkan. Itu janji dari Allah’,” ungkapnya.

Pangdam juga menuturkan bahwa hal-hal yang terjadi di masyarakat kita merupakan introspeksi buat diri kita, baik di lingkungan TNI/Polri maupun di lingkungan masyarakat yang sering terjadi tingkat kejahatan yang sangat luar biasa. Dari menghilangkan nyawa orang lain, memperkosa dan lain-lain. Hal itu terjadi karena tidak ada goresan di pikiran dalam hatinya yang terbaik dengan agama yang diyakininya.

“Untuk itu, marilah kita semua koreksi diri, muhasabah kita sudah sampai dimana kita menjalankan ajaran agama, dan bagaimana mengimplementasikannya dalam kehidupan kita sehari-hari,” ujarnya.

“Berbuat baik sama siapa saja, selalu mengucapkan salam kepada siapa saja, dan selalu melaksanakan ibadah kita masing-masing. Yakinlah bahwa takdir itu tetap ada,” ucap Mayjen Irwan.

Sebelumnya, Pangdam juga mengajak untuk selalu mengintrospeksi diri masing-masing, dengan masih adanya prajurit dan PNS yang belum sepenuhnya melaksanakan ibadah dengan baik, sehingga mudah terpengaruh dengan hal-hal negatif yang ada di lingkungan tempat tinggalnya.

“Maka, kita bentengi diri kita terhadap hal-hal yang positif, yang dilakukan sesuai dengan ajaran agama yang diberikan oleh ustadz-ustadz kita dan guru-guru kita,” tuturnya.

Selain diikuti oleh ratusan prajurit dan PNS Makodam II/Sriwijaya, kegiatan kultum yang dilaksanakan setiap hari setelah sholat Dzuhur berjamaah ini juga diikuti oleh para pegawai dan karyawan perkantoran yang berada di sekitar lingkungan Makodam. (Katrine)

Bagaimana Menurut Anda