Pandemi, Tabligh di Sidimpuan Digelar Secara Terbatas

25

PADANGSIDIMPUAN-SUMUT, BERITAANDA – Pemkot Padangsidimpuan membuka acara tabligh penyambutan tahun baru Islam 1442 Hijriah Majelis Ulama Indonesia (MUI), di aula kantor MUI setempat, Senin (31/8/2020).

Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution dalam sambutannya menyinggung bahwa sesungguhnya virus corona (Covid-19) di Indonesia, khususnya di Padangsidimpuan belum menunjukkan tanda-tanda penurunan. “Untuk itu, kita sebagai bagian dari masyarakat harus mengambil peran dalam upaya-upaya pencegahan penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Dia menaruh harapan adanya sinergitas sesuai peran bersama untuk mengikuti adaptasi kebiasaan baru (AKB), dengan menyampaikan kepada masyarakat untuk memakai masker, cuci tangan, dan physical distancing.

“Kegiatan boleh saja berlangsung, tapi protokol kesehatan harus dilaksanakan sebagai ikhtiar mencegah Covid-19 di tengah-tengah masyarakat. Seperti menyediakan wadah cuci tangan, mewajibkan penggunakan masker, dan membatasi jumlah undangan,” ungkap Irsan.

Pemkot pun mengapresiasi kegiatan tabligh penyambutan tahun baru Islam yang digelar MUI dengan penerapan protokol kesehatan. “Semoga kegiatan keagaaman ini diberkahi Allah dan kita dihindarkan dari segala bencana termasuk virus corona ini,” ucap walikota.

Ketua MUI Padangsidimpuan H. Zulfan Efendi Hasibuan menyebutkan, tabligh penyambutan tahun baru Islam ini merupakan agenda keagamaan yang dilaksanakan setiap tahun. “Bila biasanya kegiatan digelar di Masjid Raya Al-Abror dengan mengundang ribuan orang, namun karena kondisi pandemi seperti saat ini dilaksanakan secara terbatas,” jelasnya.

Pergantian tahun baru Hijriah ini momentum bermuhasabah diri, guna memunculkan tekad memperbaiki akhlak kita tahun ini dari tahun sebelum-sebelumnya.

“Sejarah tahun baru Hijriah ini dimulai dari hijrahnya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dari Kota Mekkah menuju Madinah Al Munawaroh,” cerita Zulfan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Padangsidimpuan, Kakan Kemenag, Ketua IPHI, tokoh agama, dan ormas-ormas Islam. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda