Musrenbang Sidimpuan Angkola Julu Nihil Kehadiran Anggota Dewan

476

PADANGSIDIMPUAN-SUMUT, BERITAANDA – Musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) untuk tahun anggaran 2021 di Kecamatan Padangsidimpuan Angkola Julu, Senin (3/3/2020), nihil kehadiran legislatif.

Amatan pewarta di lapangan, dari 30 anggota DPRD Padangsidimpuan, tidak satupun dari mereka mengikuti musrenbang yang digelar di aula kecamatan setempat dan dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kota Padangsidimpuan itu.

Musrenbang bertemakan ‘Perwujudan Kota Padangsidimpuan yang Aman’ itu didominasi kehadiran eksekutif seperti Asisten III Hamdan Sukri Siregar, Kepala Dinas Kominfo Islahuddin Nasution, Camat Muhammad Ridwan Ritonga, serta elemen masyarakat lainnya.

Ketidakhadiran wakil rakyat untuk menjemput aspirasi inipun menuai reaksi kekecawaan dari sejumlah tokoh masyarakat. Mereka menilai, para anggota dewan tersebut, khususnya yang berasal dari daerah pemilihan (dapil) setempat lupa akan janji politiknya pada pileg lalu.

“Absennya para anggota dewan terhormat pada kegiatan penting seperti ini menjadi cerminan lupa diri dan abai akan posisinya sebagai wakil rakyat,” kata Mansur, saat dimintai tanggapan BERITAANDA seusai pelaksanaan musrenbang.

Harusnya, kata dia, jika para anggota dewan memegang teguh amanah yang diembannya, momen seperti ini dijadikan sebagai ajang menjemput dengan mendengarkan langsung aspirasi yang disampaikan oleh konstituennya.

“Tapi apa yang terjadi. Mereka malah terkesan memandang remeh kegiatan musrenbang ini. Mereka mungkin menganggap apa-apa yang disuarakan masyarakat di forum itu bersifat seremonial belaka,” kesal Mansur.

Salah satu kepala desa yang minta identitasnya tidak disebutkan mengungkapkan hal serupa. Padahal, tuturnya, setiap usulan yang disajikan pada musrenbang tersebut benar-benar skala prioritas yang realisasinya sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

“Seharusnya kehadiran mereka menjembatani usulan pembangunan kami lalu mengawalnya di musrenbang tingkat kota nanti. Tapi ternyata harapan itu berlebihan. Para anggota dewan itu cuma bermanis ria disaat mereka butuh suara kami saja,” imbuhnya. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda