Mengaku Terima Uang dari Timses Oknum Caleg AH, Saksi: Kami Malah Repotnya

312

INDRALAYA-OI, BERITAANDA – Kasus dugaan money politic yang dilakukan oleh oknum caleg  berinisal AH di dapil 4 Kabupaten Ogan Ilir (OI) terus berlanjut, setelah kasus tersebut dilaporkan warga melalui Masyarakat Pemantau Pemilu (Mappilu) OI ke Bawaslu setempat beberapa waktu yang lalu.

Kini, para penerima money politic tersebut pun mengakui jika memang mereka telah menerima sejumlah uang sebanyak Rp100 ribu yang dimasukkan di dalam amplop, berikut kartu nama oknum caleg tersebut. Adapun uang itu diterima saat masa tenang pemilu, yang diantarkan ke rumah masing-masing penerima oleh timses sang oknum caleg ini.

Kepada awak media, penerima uang ini mengaku menyesal telah menerima pemberian dari oknum caleg tersebut. Karena sekarang justru mereka malah dipanggil dan dijadikan sebagai saksi di Bawaslu untuk dimintai klarifikasinya atas kebenaran dari laporan itu.

“Cukup merepotkan, selain menghabiskan waktu, menguras tenaga dan pikiran. Termasuk juga kocek, karena perlu transport untuk biaya memenuhi panggilan pihak Bawaslu ini,” ujar Maryati dan Warman ketika diwawancarai wartawan.

Sementara itu Ketua Generasi Penggerak Anak bangsa (GPAB) Sumsel, Yongky Ariansyah, mengancam akan melaporkan Bawaslu OI ke Dewan Kehormatan Penyelenggaraan Pemilu (DKPP) RI jika dikemudian hari hasil dugaan money politic yang dilaporkan masyarakat tidak sesuai harapan.

Karena menurut dia, berdasarkan saksi dan bukti yang ada, dugaan money politic tersebut telah memenuhi unsur untuk diberikan sanksi diskualifikasi atau dipidanakan.

“Jangan sampai masyarakat mengira bahwa UU No 7 Tahun 2017 tentang pemilu ini hanya seperti bacaan puisi dan formalitas belaka,” tegas Yongki. (Tim)

Bagaimana Menurut Anda