Mau ke BBI Sekadau, Hati-hati Jembatan Jebol Belum Diperbaiki

403
Kondisi Jembatan BBI Km 07 Desa Mungguk Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau saat didokumentasikan, Sabtu (19/10/3019) sore.(BERITAANDA)

SEKADAU-KALBAR, BERITAANDA – Kondisi jembatan menuju Jalan Balai Benih Ikan (BBI) Km 07 Desa Mungguk Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau Kalimantan Barat sangat memprihatinkan.

Pantuan di lokasi, pada bagian ujung jembatan, akses masuk menuju ke dalam jalan, sebuah lubang menganga jelas, dan terlihat pondasi kayu – kayu tiang bagian bawah jembatan.

Sebuah kayu balok diletakan dengan posisi miring menyeberangi lobang di kaki jembatan itu. Sisi sebelah terlihat tanah kuning yang dapat diakses untuk melintasi badan jembatan.

Sedangkan di bagian ujung sebelah, sebuah lubang di badan jembatan ditutupi dengan 2 buah ban mobil bekas. Entah sebagai tanda atau untuk menutup lobang, 2 ban mobil tersebut diletakkan di atas besi – besi rangka jembatan.

Disamping kiri, gelagar yang terbuat dari besi dipadu semen cor sebagai pengaman bagi pelintas jembatan, juga telah hilang. Jika dilihat di sisi kanan, terdapat dua buah besi gelagar, namun di sisi kiri hanya tersisa satu besi.

Panjang jembatan tidaklah besar, jembatan ini hanya melintasi anak sungai yang berjarak kurang lebih 5 meteran dengan ketinggian dari dasar sungai diperkirakan mencapai 10 meter.

Meski jarang dilintasi kendaraan roda 4, namun jembatan tersebut merupakan akses utama untuk menuju BBI milik Pemda Sekadau yang terletak di lahan berjarak lebih dari 1 Km dari jalan nasional Sekadau – Sintang.

Sampai saat ini, belum ada tanda – tanda adanya perbaikan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sekadau dengan kondisi kerusakan jembatan itu.

Beberapa warga yang melintas saat ditanya mengatakan, kerusakan jembatan sudah cukup lama. Mereka hanya dapat mengakses jembatan dengan kendaraan roda dua.

“Pelan – pelan pak, tidak berani juga sebenarnya, khawatir kita lewat malah tambah jebol,” kata salah satu warga, ditemui saat melintas jembatan, Sabtu (19/10/2019).

Informasi dari beberpa warga, sebenarnya jembatan BBI ini pada tahun lalu sudah ada perbaikan. Entah mengapa tak begitu lama, kembali rusak.

Sangat disayangkan, jika pembangunan akses fasilitas umum yang bersumber dari anggaran negara atau APBD, jika dibangun dengan kualitas yang kurang baik. Hal ini tentunya sangat merugikan keuangan daerah atau negara bila harus melakukan perbaikan di objek yang sama setelah dibangun. (Arni)

Bagaimana Menurut Anda