Masyarakat Tionghoa di Sekadau Kehilangan Ng Chun Ni

737
Jenazah Almarhum Ng Chun Ni yang masih disemayamkan di Yayasan Bhakti Luhur Sekadau Hilir. (Dokumentasi BERITAANDA)

SEKADAU-KALBAR, BERITAANDA – Masyarakat Tionghoa Sekadau berduka. Pasalnya, tokoh Tionghoa Ng Chun Ni atau karib disapa Mak Sumini meninggal dunia pada hari Jumat (14/1) di Pontianak.

Saat ini jenazah Mak Sumini telah disemayamkan di Yayasan Duka Bhaktu Luhur yang beralamat di Jalan Irian, Sekadau Hilir.

Mak Sumini berpulang pada usia 73 tahun, meninggalkan beberapa anak dan cucu yang saat ini telah berkumpul di Sekadau.

Direncanakan Almarhum Ng Chun Ni akan dimakamkan Senin (17/1) pukul 09.00 WIB, di komplek pemakaman Yayasan Bhakti Luhur, Jalan Sekadau – Sanggau, Km 02.

Semasa hidup sampai dengan menghembuskan nafas terakhir, selain sebagai sesepuh masyarakat Tionghoa Sekadau, beliau juga tercatat sebagai pembina Yayasan Bhakti Luhur serta penasehat di Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) Sekadau.

Sumini juga terkenal dekat dengan semua kalangan lintas suku dan agama di Sekadau. Bahkan banyak dikenal oleh masyarakat Tionghoa dari beberapa kabupaten/kota lainnya di Kalbar.

Julianto selaku Sekretaris MABT Sekadau mengatakan, pengurus MABT dan masyarakat Tionghoa merasa sangat kehilangan atas berpulangnya Mak Sumini.

“Beliau orang yang sangat baik dan sering memberikan nasehat serta masukan kepada kami di pengurus MABT,” ujar Julianto yang karib disapa Ateng, Sabtu (15/1), saat di Yayasan Bhakti Luhur Sekadau.

Menurutnya, sosok Mak Sumini sangat peduli dengan masyarakat Tionghoa Sekadau. Tak hanya itu, semasa hidup Sumini juga banyak dikenal diberbagai kalangan.

“Kita dari MABT akan mengantarkan beliau sampai ke pemakaman Senin nanti,” tambah Ateng.

Sementara itu, Sinam Purwanto (Anam) anak dari Ng Chun Ni, ditemui di Yayasan Bhakti Luhur mewakili keluarga Almarhum, menyampaikan ucapan permohonan maaf Almarhum (Ng Chun Ni) kepada masyarakat Tionghoa dan warga Sekadau secara umum.

“Mungkin semasa hidup beliau ada berbuat salah, mohon dimaafkan. Kami atas nama keluarga, anak, cucu sangat berterimakasih atas ucapan duka semua pihak kepada kami,” ujar Anam.

Sampai dengan saat ini, puluhan karangan bunga ucapan duka cita memenuhi halaman Yayasan Bhakti Luhur Sekadau. Para pelayat dan kerabat keluarga terus berdatangan untuk memberikan penghormatan kepada jenazah Almarhum Ng Chun Ni. (Arni)

Bagaimana Menurut Anda