KONI Tapanuli Selatan Gelar Musyorkab 2019-2023

359

TAPSEL-SUMUT, BERITAANDA – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Syahrul M. Pasaribu membuka acara Musyawarah Olahraga Kabupaten Komite Olahraga Nasional Indonesia (Musyorkab KONI) Tapsel masa bakti 2019-2023.

Musyorkab yang diselenggarakan di kantor Dinas Pariwisata, Jalan Prof. Lafran Pane, Sipirok, Kamis (28/11/2019) ini, dihadiri oleh Wakil Ketua KONI Sumut Syakirudidin bersama Ketua Bidang Organisasi Syahrir, serta Ketua Bidang Humas Hamonangan. Hadir pula Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tapsel Husin Sogot Simatupang, Kadis Pariwisata Abdul Saftar, dan Kadis Pendidikan Amros K. Matua.

Dalam sambutannya, Sayahrul M. Pasaribu berterimakasih kepada KONI Tapsel masa bakti 2015-2019. Karena telah maksimal membantu pemerintah daerah dalam membina dan mengembangkan olahraga di Tapanuli Selatan.

“Di era yang serba kompetitif ini olahraga kita meningkat secara prestasi. Namun laporan yang saya terima, banyak atlet kita yang beridentitas kependudukan di luar Tapsel,” kata Syahrul.

Karena itu kepada seluruh pengurus cabang olahraga dan KONI periode 2019-2023 yang akan dipilih lewat musyorkab, Bupati Tapsel dengan tegas meminta agar ke depan memakai atlet asli daerah.

“Tak penting bagi saya harus juara ini juara itu jika atletnya bukan warga asli Tapsel. Apapun hasilnya, jika itu warga asli Tapsel, saya senang karena bisa menjadi bahan evaluasi untuk diperbaiki,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Syahrul juga menyampaikan, bahwa di tahun anggaran 2020 nanti Pemkab Tapsel mengadakan bantuan bus bagi KONI. Juga akan secara bertahap membangun sport centre.

Sebelumnya, Ketua KONI Tapsel periode 2015-2019 Zulkifli Lubis diwakili Ketua Harian Zunaidi melaporkan, musyorkab ini diikuti oleh 17 dari 18 pengurus cabang olahraga yang ada dan terdaftar di Tapsel.

Musyorkab digelar setelah berakhirnya masa kepengurusan KONI Tapsel periode 2015-2019. Selain memilih ketua untuk periode 2019-2023, musyawarah ini akan menetapkan program kerja empat tahun ke depan.

Sementara Ketua KONI Sumut Jhon Lubis melalui Wakil Ketua Syakiruddin mengaku sangat kesulitan untuk mengumpulkan data valid jumlah club dan atlet. Sebab, pengurus KONI dan cabang olahraga di daerah tidak bisa memberikan data real.

“Analisa saya, masih banyak vabor yang sama sekali tidak memiliki club. Artinya, organisasi hanya simbol dan tidak ada kegiatan,” kata dia.

Kepada pengurus KONI Tapsel 2019-2023 yang terpilih nantinya, Syakiruddin minta penitikberatan program kerja pada tata kelola organisasi. Terutama pembentukan club dan data base atlet secara real.‎

Pembukaan musyorkab KONI Tapsel ini diakhiri dengan‎ sesi penyerahan perangkat olahraga kepada delapan pengurus cabang olahraga. Yakni‎ cabor tinju, angkat besi, silat, atletik, gulat, catur, bilyar dan karate. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda