Kepsek Dingatkan Etos Kerja Guna Memajukan Pendidikan Tapsel

433

TAPSEL-SUMUT, BERITAANDA – Dalam rangka meningkatkan etos kerja guru untuk kemajuan pendidikan, Pemkab Tapanuli Selatan (Tapsel) kembali melantik 15 guru yang diperbantukan sebagai kepala sekolah (kepsek) di lingkungan pemkab setempat.

Pelantikan berdasarkan SK. Bupati Tapsel No. 188.45/4/KPTS/Tahun 2020 tertanggal 7 Januari 2020 tersebut digelar di aula kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Jalan Prof Lafran Pane, Sipirok, Selasa (7/1/2020).

Ke-15 yang dilantik antara lain Nurmalina (Ka. SDN No. 100315 Sanggapati), Berlian Nasution (Ka. SDN No. 100105 Aek Lubuk), Dameria (Ka. SDN No. 100113 Panobasan Lobu), Safrida Yanti (Ka. SDN No. 100717 Perkebunan Sigala-gala), Rosmaini (Ka. SDN No. 100711 Batuhula).

Seterusnya, Kholidah Dalimunthe (Ka. SDN No. 101502 Muaratais I), Israwati Silalahi (Ka. SDN No. 101509 Muaratais II), Aminah Hasibuan (Ka. SDN No. 101203 Sipirok), Farida Herawati Siregar (Ka. SDN No. 101233 Sibadoar), Ervihapmi Harahap (Ka. SDN No. 101232 Purbatua).

Terakhir, Kumpul Halomoan (Ka. SDN No. 100401 Pinagar), Ansoriah (Ka. SDN No. 100404 Hamijon), Hoiruddin (Ka. SDN No. 101408 Kota Tua), Marasutan Harahap (Ka. SMPN 2 Angkola Barat), dan Robinson Tarigan (Ka. SMPN 3 Batang Angkola).

“Atas nama Pemkab Tapsel, saya ucapkan selamat dan sukses atas pelantikan saudara,” kata Bupati Tapsel, dikesempatan itu diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Parulian Nasution, sembari berharap sukses dalam menjalankan tugas dan selalu semangat dalam pengabdian.

Sekda pun mengajak mereka yang baru dilantik agar melaksanakan tugas dengan sebaiknya. Guru, kata dia, merupakan ujung tombak dalam penyelenggaraan pendidikan. Karenanya, etos kerja guru yang baik sangat diperlukan untuk memajukan pendidikan agar bermutu.

“Tugas guru tidak hanya mengajar, namun juga mendidik, mengasuh, membimbing, dan membentuk kepribadian siswa guna menyiapkan dan mengembangkan sumber daya manusia (SDM),” ungkap Parulian.

Untuk mengoptimalkan tugas guru, disamping dituntut memiliki kompetensi profesional, juga perlu memperhatikan guru dari segi yang lain seperti etos kerjanya. Guru yang memilki etos kerja yang tinggi diyakini berdampak positif terhadap peningkatan mutu pendidikan.

Sebaliknya, rendahnya etos kerja pendidik tidak bakalan meningkatkan produktivitas mengajar sesuai harapan. Upaya menumbuhkan etos kerja itu sendiri tidak dapat dipaksakan, perlu kolaborasi dan keselarasan relasi antara individu di dalam suatu komunitas pendidikan.

“Oleh karena itu, saya mengajak saudara agar melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Emban amanah itu dengan melaksanakan tugas dengan penuh loyalitas, dedikasi, dan komitmen serta manajemen kerja yang benar,” pungkas Parulian. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda