Karang Taruna Budidaya Kentang di Desa Wisata Tapsel

263
Pengurus Karang Taruna yang tergabung di Pokja Budidaya Tanaman Kentang tampak melakukan penanaman bibit kentang di atas jejeran bedengan.

TAPSEL-SUMUT, BERITAANDA – Karang Taruna Tapanuli Selatan (Tapsel) mulai melirik budidaya kentang sebagai salah satu programnya dan memilih Desa Huta Ginjang, Kecamatan Angkola Timur, menjadi lokasi penanaman.

“Berpedoman kepada hasil kajian pihak berkompeten di bidangnya, Desa Huta Ginjang dinilai sangat cocok untuk pengembangan budidaya kentang,” ungkap Ketua Karang Taruna Tapsel Ahmad Bangun Ritonga, Selasa (26/7).

Ia mengatakan, tak cuma sekedar faktor alam sehingga lokasi pengembangan dilakukan di Huta Ginjang, tetapi sekaligus mendukung eksistensi desa tersebut sebagai desa wisata yang telah ditetapkan oleh Pemkab Tapsel.

“Jadi, selain bertujuan mendukung program ketahanan pangan di Tapanuli Selatan, kita juga berharap lokasi budidaya kentang ini dapat menambah referensi bagi wisatawan yang berkunjung ke Huta Ginjang,” harapnya.

Adapun komoditi kentang yang dikembangkan, Karang Taruna Tapsel memilih varietas granola dan ditanam di atas lahan lebih kurang setengah hektare milik warga setempat dengan sistem pinjam pakai selama setahun.

“Kita berharap produksi kentang berhasil dengan baik. Setelah kentang, kita berencana membudidaya tanaman holtikultura lain seperti sayur kol, atau bawang merah,” kata Barito sapaan keseharian Ahmad Bangun Ritonga.

Menurut dia, budidaya tanaman kentang di Desa Huta Ginjang ini akan menjadi tolak ukur bagi pihaknya untuk ke depan melakukan pengembangan budidaya tanaman kentang di desa-desa lain di wilayah Tapanuli Selatan.

“Semua langkah-langkah yang kita laksanakan ini tidak terlepas dalam kerangka mendukung visi misi Pemkab Tapsel, yakni mewujudkan masyarakat Tapanuli Selatan yang lebih sehat, cerdas, dan sejahtera,” tandas Barito.

Ketua Pokja Budidaya Kentang Karang Taruna Tapanuli Selatan, Khairul Anwar mengaku senang dan sekaligus mengapresiasi dipilihnya Huta Ginjang sebagai lokasi penanaman ataupun demplot percontohan budidaya.

“Tentunya ini menjadi momen baik, menunjukkan pada masyarakat bahwa kawula pemuda juga bisa berkarya dengan bercocok tanam ataupun bertani,” kata Khairul, yang juga Sekretaris Karang Taruna Desa Huta Ginjang.

Pantauan di lokasi, sejumlah pengurus yang tergabung di Pokja Budidaya Kentang Karang Taruna Tapsel tampak bergotongroyong dan antusias melakukan penanaman bibit kentang di atas bedengan yang telah dipersiapkan.

Untuk menyirnakan rasa lelah dan letih terlebih tertimpa teriknya sang mentari, sesekali para pengurus bersenda gurau hingga timbulkan tawa. Pada akhirnya, rangkaian demi rangkaian proses penanaman mereka selesaikan. [Anwar]

Bagaimana Menurut Anda