Iuran BPJS Naik, Warga Sergai Mengaku Keberatan

223

SERGAI-SUMUT, BERITAANDA – Pertemuan kemitraan dengan pemangku kepentingan di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), dihadiri oleh Ketua DPRD Sementara dr. M. Riski Ramadhan, SH SE, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Lubuk Pakam Rita Masyita Ridwan, Sekda HM Faisal Hasrimy AP MAP, Kadis Kesehatan dr. Bulan Simanungkalit, M.Kes, Kepala OPD, Dirut RS. Sultan Sulaiman dr. Nanda Satria Hasrimy, serta perwakilan masyarakat, Selasa (26/11/2019).

Riski Ramadhan Hasibuan menyampaikan, kita harapkan lebih baik lagi pelayanan rumah sakit yang menerima BPJS untuk masyarakat. Sebab, permasalahan BPJS saat ini telah menjadi masalah nasional, salah satunya kenaikan iuran BPJS.

Dengan adanya kenaikan ini, lanjut Riski Ramadhan, masyarakat kita yang kurang mampu sangat merasa keberatan.

Sementara Adenan AB selaku tokoh masyarakat mengatakan, sebenarnya kami merasa keberatan terhadap kenaikan iuran BPJS Kesehatan. Namun demikian, kita dapat menerimanya jika kenaikan tersebut diiringi dengan perbaikan kualitas pelayanan kesehatan, serta bantuan bagi warga miskin.

“Kami berharap kepada pemerintah agar benar-benar melaksanakan tugas sesuai amanah yang diberikan, sebab kalian bekerja dan digaji oleh rakyat,” katanya.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Lubuk Pakam, Rita Masyita Ridwan menambahkan, apapun yang akan dihasilkan serta masukan adalah untuk kepentingan masyarakat Sergai.

“Kami sangat terbuka dengan kritik dan masukan, serta bagaimana program strategis negara ini dapat mencapai sasaran seperti yang diharapkan,” jelas dia.

“Disini kami kembali sampaikan bahwa BPJS Kesehatan adalah badan publik, bukan BUMN dan nirlaba serta bersifat sosial, dimana iuran sepenuhnya dikembalikan kepada pemanfaatan kepada masyarakat dan negara juga,” tambah dia.

Sekda Sergai HM Faisal Hasrimy AP, MAP menyambut baik pertemuan ini, guna peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Kabupaten Sergai.

“Melalui pertemuan ini diminta kepada semua pihak untuk membangun sinergi dalam menyikapi dengan bijak isu-isu nasional maupun kedaerahan, seperti kenaikan iuran BPJS Kesehatan,” tegas dia.

“Saya meminta seluruh unsur pelayanan kesehatan di lingkungan Pemkab Sergai untuk semakin menguatkan komitmen pelayanan bagi masyarakat. Khusus kepada RSUD Sultan Sulaiman agar menindaklanjuti rekomendasi dari BPJS Kesehatan dengan meningkatkan inovasi, baik melalui aplikasi maupun manual. Misalnya dalam hal penyediaan display ketersediaan kamar sebagai wujud transparansi yang menjadi bagian good governance dan clean government,” ungkap sekda.

Sekda menambahkan, berlakukan pola ATM (Amati, Tiru dan Modifikasi) dari beberapa rekomendasi rumah sakit yang telah dianggap baik oleh Kementerian Kesehatan, juga agar OPD terkait untuk meningkatkan komunikasi guna memanfaatkan kuota PBI dari pemerintah pusat sejumlah 9,8 juta jiwa untuk seluruh Indonesia supaya masyarakat kurang mampu di Sergai mendapatkannya.

“Artinya bahwa plus minusnya BPJS Kesehatan, program pemerintah ini sangat berarti dan sangat berharga untuk masyarakat kita,” pungkas Faisal Hasrimy. (Dipa)

Bagaimana Menurut Anda