ISNU Provinsi Jambi Tingkatkan Peran Pembangunan Karakter dan Pendidikan Bangsa

281

JAMBI, BERITAANDA – Pelantikan dan pengukuhan Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PW ISNU) Provinsi Jambi masa bhakti 2018-2023, berlangsung di rumah dinas Gubernur Jambi, Ahad (24/2/2019).

Gubernur Jambi Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum usai memberi ucapan selamat kepada ketua dan anggota PW ISNU Provinsi Jambi masa bhakti 2018-2023, menyampaikan adanya silaturrahmi tersebut untuk mengevaluasi sampai sejauh mana peran dan kiprah bersama dalam membangun Provinsi Jambi menuju Jambi yang lebih Tertib Unggul Nyaman Tangguh Adil dan Sejahtera (TUNTAS) 2021.

“Inovasi dan kreativitas serta ide-ide cemerlang untuk diaplikasikan dalam kehidupan nyata sangatlah dinantikan,” ujar Fachrori.

Ucapan selamat yang disampaikan Gubernur Jambi atas pelantikan tersebut memberi makna roda organisasi mampu berjalan sesuai tujuan yang baik.

“Saudara-saudara yang dilantik, hal terpenting yang harus dilaksanakan adalah konsolidasi dan pemantapan organisasi agar kinerja organisasi menjadi solid dan mampu menjawab tantangan di era kekinian ini,” lanjut Fachrori.

Mewujudkan keunggulan dan kemajuan bangsa di era persaingan menegaskan peran Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama sangat penting dalam pembangunan karakter manusia, yang diharapkan memiliki kapasitas mentalitas yang utama.

“Kepercayaan, ketulusan, kejujuran, keberanian, ketegasan, ketegaran dan kuat memegang prinsip seperti sifat Nabi Muhammad, yaitu shiddi, amanah, tabligh, fathonah, jujur dan dapat dipercaya, bisa bertukar pikiran untuk yang positif serta pintar, cerdas, dan akhlak yang baik,” tegas Fachrori Umar.

Manusia berkarakter kuat dan melekat dengan kepribadian bangsa, yaitu manusia yang memiliki sifat relijius, moderat, cerdas, mandiri, berilmu, serta mempunyai relasi sosial dan solidaritas yang konstruktif dalam kehidupan kolektif dalam kepentingan.

“Membangun karakter emas tersebut diperlukan pendidikan yang mencerahkan dengan menjadikan agama sebagai sumber nilai utama kehidupan,” ujar Gubernur Jambi.

Fachrori mengemukakan bahwa ISNU harus terus meningkatkan perannya menuju terbentuknya peradaban bangsa yang berkemajuan dengan seluruh kekuatannya harus terus bergerak melakukan usaha-usaha memajukan kehidupan bangsa menuju peradaban yang mencerahkan.

“Selamat kepada saudara-saudara pengurus pimpinan wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PW ISNU) Provinsi Jambi yang baru dilantik dan dikukuhkan sampai batas waktu yang ditentukan menjalankan roda organisasi dengan amanah yang diberikan tersebut, bukan hanya formalitas nama pada struktur kepengurusan tersebut,” kata Gubernur Jambi.

Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Nahdhatul Ulama Dr.H.Ali Masykur Musa,M.Si,M.Hum menyampaikan, setelah muktamar NU di Makassar telah menjadikan ISNU sebagai badan otonom di lingkungan NU di semua tingkatan yang secara bersama-sama banom Muslimat Fatayat Ansor IPNU  IPP NU dan PMII membangun dan membesarkan Nahdlatul Ulama.

“Orang yang berbondong-bondong dan patuh menjadi pemenang dalam semua hal, dan Insya Allah ISNU menjadi pemenang di semua tingkatan,” ujar Ali Masykur Musa.

Tujuh tahun setelah muktamar NU dan sampai sekarang, menurut pengakuan Ketum PP ISNU telah melihat seluruh cabang sudah ada di Jambi.

“Semua menggeliat, kekuatan ISNU adalah penting dalam tataran ke-NU-an, masyarakat dan kebangsaan karena strategi. Saya ingin mengatakan tugas ISNU kedepan yaitu jamiyah jamaah nahdlatol ulama, karena banyak jamaah ahlussunnah waljamaah tapi tidak nahdliyah, membangun kemandirian ekonomi, networking yang kuat,” kata Ketum PP ISNU.

Ketua Umum Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Provinsi Jambi KH.Dr.H.Aminullah Amit,SH,MH, menjelaskan, keberadaan organisasi akan mencapai kemenangan sepanjang adanya iman istiqomah dan tidak macam akan meraih kemenangan secara pribadi dan komunitas.

“Badan otonom dalam bingkai nahdlatul umum bahwa politik kebangsaan dalam kemashlahatan umat itu misi dan visi yang harus kita renungkan bersama, dan ISNU harus tetap satu nafas dan satu denyut nadi dengan NU tidak bisa kita pisahkan, kembali pada jalan yang benar,” ujar KH. Aminullah Amit.

Dirinya menerangkan, program-program ISNU tidak terlepas dari tradisi keilmuan kesarjanana NU dengan berbagai persoalan, dikembangkan dengan latar belakang keilmuan masing-masing untuk membantu  pembangunan.

“Mari kontribusi itu kita kembangkan sesuai profesi keilmuan kita masing-masing, memberi pencerahan pada masyarakat jangan membingungkan, terwujud harapan pembangunan Universitas Nahdlatul Ulama dan ISNU merupakan kaderisasi NU,” kata KH. Aminullah Amit.

Ketua PW ISNU Provinsi Jambi, Prof.Dr.H.Lias Hasibuan,MA, juga mengungkapkan penghargaan dan ucapan terima kasih pada Gubernur Jambi atas fasilitas dan tempat pelantikan serta rapat yang akan digelar.

“ISNU tidak pernah melawan takdir, ini sangat perlu, apa itu takdir Allah hanya Allah yang tahu, saya kira pak gubernur tidak bercita-cita jadi gubernur tapi memang pekerjaan Allah menaikkan dan menurunkan seseorang, menurut akidah ahlusunnah wal jamaah kita tidak bisa menghubung-hubungkan perbuatan Allah dengan perbuatan manusia, kalau kita menghubungkan kita bisa jadi tidak ikhlas,” jelas dia. (Inro)

Bagaimana Menurut Anda