Intensitas Hujan Tinggi, Banjir Bandang Terjang Nanga Taman dan Sekadau Hulu

357

SEKADAU-KALBAR, BERITAANDA – Musim penghujan terjadi di Kabupaten Sekadau. Hampir tak ada sore dan malam tanpa guyuran hujan sejak sepekan terakhir. Akibatnya, Jumat (6/12/2019) sampai dengan Sabtu (7/12/2019), sejumlah desa di Kecamatan Nanga Taman dan Sekadau Hulu dikepung banjir.

Banjir merendam sejumlah pemukiman warga di beberapa desa dan ibukota Nanga Taman, Jumat malam. Bahkan di Desa Pantok, Meragun, Nanga Taman dan Desa Cupang Gading serta Desa Nanga Biaban Sekadau Hulu mengalami banjir bandang yang membuat panik warga setempat.

“Kepanikan warga juga terjadi di Desa Meragun, Pantok, Nanga Taman dan Nanga Mentuka yang mendapatkan kiriman air bah banjir dari perhuluan sungai,” kata Matius Jhon S.Pd MM, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sekadau.

Sebagian besar wilayah pemukiman seperti Tanjung, Kampung Taman, Pasar dan Nanga Mentuka terendam air dengan ketinggian antara 1 – 1,5 meter.  Air Sungai Taman dan Mentuka mulai menggenangi sebagian besar Kota Nanga Taman tersebut sekitar pukul 22.30 Wib.

Pihaknya di BPBD melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) tiba di lokasi banjir sekitar pukul 23.15 Wib, setelah mendapat laporan adanya banjir bandang yang melanda Pantok dan Meragun.

“Target semula adalah menuju Desa Pantok, namun karena terhadang di Desa Nanga Taman oleh banjir kiriman, maka TRC mengalihkan target menolong warga Desa Nanga Taman,” timpal Jhon.

Di Nanga Taman, Tim TRC melakukan evakuasi korban, terutama menyelamatkan kelompok rentan dan membantu warga menyelamatkan harta benda berharga.

Berdasarkan data BPBD, diketahui akibat banjir bandang ini, sebanyak 6 jembatan gantung di Desa Meragun putus, 2 buah rumah yakni 1 di Meragun dan 1 di Pantok hanyut terseret oleh derasnya arus air. Sementara kerugian material ditaksir mencapai miliaran rupiah, termasuk ternak, harta benda, dan barang dagangan yang tidak sempat diselamatkan.

Sedangkan di Desa Nanga Biaban, 1 jembatam gantung mengalami rusak berat oleh terjangan arus air yang membawa material kayu. Sekitar 200-an rumah terendam air di sepanjang Sungai Menterap Kecamatan Sekadau Hulu, 182 rumah mengalami terjangan banjir bandang di Meragun, dan sekitar 260-an rumah tergenang oleh banjir kiriman di Desa Nanga Taman Nanga Mentuka.

Bantuan logistik berupa kebutuhan dasar untuk korban di Desa Meragun telah diantar oleh BBPD Kabupaten Sekadau, Sabtu (7/12/2019) siang.

Bantuan untuk Patok semula akan diantar bersamaan, namun dikarenakan akses ke desa tersebut terputus oleh banjir di beberapa titik ruas jalan Nanga Taman-Pantok, maka sementara bantuan dititipkan di posko bencana kantor Camat Nanga Taman. (Arni/BPBD Sekadau)

Bagaimana Menurut Anda