Inilah Diduga 2 Pelaku Pembunuhan Wanita Cantik Asal Nias

1093

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Selang dua hari pasca penemuan mayat wanita muda di kebun sawit PT PSM Divisi III Desa Sungai Baung Kecamatan Air Sugihan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), yang belakangan diketahui bernama Melinda Zidoni (24), akhirnya jajaran kepolisian berhasil mengungkap dan menangkap dua (2) orang diduga pelaku pembunuhan terhadap korban.

Informasi yang dihimpun, 2 pelaku pembunuhan ini ditangkap pada Kamis (28/3/2019) siang oleh tim gabungan Subdit Jatanras Polda Sumsel dan Satreskrim Polres OKI. Namun sayangnya, identitas kedua pelaku yang juga merupakan warga yang tinggal tak jauh dari lokasi penemuan mayat korban ini, masih dirahasiakan pihak kepolisian. Sebab data resmi akan dirilis langsung oleh Kapolda Sumsel, Jumat (29/3/2019).

“Kami belum bisa memberikan identitas kedua pelaku yang kita tangkap, sebab besok akan dilakukan press rilis oleh Pak Kapolda secara langsung,” ujar Kapolres OKI, AKBP Donni Eka Syaputra melalui pesan WhatsApp kepada wartawan, Kamis (28/3/2019) sore.

Seperti diketahui sebelumnya, sesosok mayat perempuan ditemukan oleh warga tanpa busana di kawasan Sungai Baung, Kecamatan Air Sugihan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Selasa (26/3/2019) dini hari sekitar pukul 04.30 Wib.

Korban merupakan seorang perempuan muda yang belakangan diketahui berprofesi sebagai pengurus gereja sekaligus pendeta.

Warga setempat, Giok mengatakan, identitas korban bernama Melinda Mawati Sidomi (24), warga pendatang dari Kabupaten Nias yang berdomisili di Sungai Baung Desa Bukit Batu Divisi 4 Air Sugihan atau tepatnya di base camp PT Persada Sawit Mas (PT PSM).

“Korban sempat dikabarkan hilang pada Senin (25/3/2019) sekira pukul 17.00 Wib. Kemudian dilakukan pencarian oleh warga base camp Divisi 4, dan akhirnya ditemukan sekira pukul 04.30 Wib dengan kondisi tewas tanpa menggunakan busana sehelai pun,” ujar Giok seraya mengatakan, di wilayah Air Sugihan memang banyak warga pendatang dari Nias. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda