Ini Dia Penjelasan BMKG Terkait Cuaca Panas di Sumsel

403
Ilustrasi.

PALEMBANG, BERITAANDA – Akhir-akhir ini cuaca di Kota Palembang dan umumnya Sumatera Selatan (Sumsel) terasa panas dan terik. Bahkan masyarakat pun banyak yang mengeluh dengan kondisi ini. Lantas Bagaimana penjelasan BMKG?.

Kasie Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi SMB II Palembang Bambang Benni Setiaji menyebutkan, hal ini terjadi karena wilayah Sumsel sudah masuk musim kemarau. Tentu saja ini ditandai dengan aktifnya angin muson timur (Australia).

“Cuaca panas karena Sumsel saat ini telah masuk musim kemarau, dimana secara meterologi dapat ditandai aktifnya angin muson timur. Maka arah angin permukaan yang terjadi umumnya dari tenggara,” kata Benni saat dimintai konfirmasi, seperti dikutip dari detik.com.

Minimnya pasokan uap air dan kecepatan angin lapisan atas yang tinggi juga telah menghambat pertumbuhan awan. Sebab itulah temperatur udara terasa menjadi lebih gerah dan panas.

“Secara normal di Sumsel curah hujan dan kelembapan ini akan menurun. Hingga puncaknya minimum pada bulan Agustus dan September,” sambung Benni.

Tidak hanya itu saja, lanjutnya, aktifnya aktifitas di Samudera Pasifik, yakni El Nino diyakini dapat berpotensi hingga akhir tahun ini. Bahkan aktifitas ini dapat menyebabkan minimnya pasokan uap air di wilayah Indonesia, dan Indonesia bagian timur khususnya.

“Itulah penyebab cuaca terasa panas dan gerah, terutama untuk di wilayah Palembang. Kami juga menghimbau masyarakat untuk tak ada yang membakar lahan,” tutupnya. (*)

Sumber: detik.com

Bagaimana Menurut Anda