Ibu 2 Anak Tewas Gantung Diri di Kebun Kakao

750
Kondisi korban saat ditemukan. (Humas Polres)

SEKADAU-KALBAR, BERITAANDA – Ibu dua (2) yang bernama Patrisia Heni (45) asal Desa Cenayan Kecamatan Nanga Mahap Kabupaten Sekadau, ditemukan tewas dalam kondisi tergantung di tali, Selasa (12/11/2019).

Kapolsek Nanga Mahap IPTU Ambril, SH M.Ap mengungkapkan kronologis kejadian bermula sekitar pukul 06.30 Wib. Korban menyampaikan kepada kedua anaknya Supandi dan Yulianti, bahwa ia hendak pergi ke ladang.

Kemudian kedua anaknya berangkat ke sekolah. Sedangkan suami korban, Antonius, saat kejadian tidak berada di rumah, sudah 2 (dua) hari menginap di ladang.

Sepulang dari sekolah pukul 12.35 Wib, kedua anak korban melihat pintu rumah dalam keadaan terbuka, namun tidak orang di dalam rumahnya.

Di dalam rumah, tepatnya di dinding dapur terlihat tulisan menggunakan arang yang tertulis ‘selamat udah puas di cenayan hari saya pergi nong ada uang 50.000 simpa mama di atas lemari mama berdiam di watas jemadi’. 

Mengetahui hal tersebut, kemudian kedua anak korban mendatangi kebun milik Jemadi yang berjarak kurang lebih 200 meter.

Setibanya di kebun, kedua anak korban terkejut melihat ibunya dalam keadaan gantung diri di dahan pohon kakao menggunakan tali yang terbuat dari kulit kayu kepuak yang terikat pada leher korban.

Mendapati kejadian tersebut, kedua anak korban melaporkan kepada tetangga dan warga sekitar. Sekira pukul 15.00 Wib, anggota Polsek Nanga Mahap tiba di tempat kejadian.

“Petugas kemudian melakukan olah TKP di tempat kejadian. Saat ditemukan, korban dalam keadaan meninggal dunia,” ujar IPTU Ambril.

Dijelaskan Kapolsek lagi, secara kasat mata tidak tampak adanya tanda-tanda kekerasan pada bagian tubuh korban.

Petugas juga telah menjelaskan kepada keluarga korban, bahwa terhadap jenazah korban perlu dibawa ke Puskesmas Nanga Mahap untuk dilakukan visum et repertum dan juga dilakukan autopsi. “Namun pihak keluarga korban menolak,” tambah Kapolsek.

Keterangan dari pihak keluarga sendiri, korban sudah lama menderita sakit kepala dan sudah pernah mengalami hilang ingatan, serta sudah pernah berobat ke Puskesmas Perawatan Jiwa Selalong. (Arni/Aji Humas Polres)

Bagaimana Menurut Anda