Hibahkan Tanah, Bupati Tapsel Apresiasi Warga Batang Angkola

156

TAPSEL-SUMUT, BERITAANDA – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Syahrul M. Pasaribu ucap terimakasih kepada masyarakat yang telah menghibahkan tanahnya untuk pembangunan fasilitas pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ).

Ucapan terimakasih itu disampaikan Syahrul melalui audiensi bersama tokoh masyarakat Kelurahan Pintu Padang II, Batang Angkola, selaku penghibah tanah, bertempat di ruang rapat bupati, Rabu (26/8/2020) kemarin.

H. Mhd. Sulaiman Daulay, tokoh masyarakat Bagas Godang Pintu Padang mengucapkan hal sama kepada Bupati karena telah mempercayakan Pintu Padang II menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten Tapsel tahun 2021 mendatang.

Beberapa hari yang lalu, cerita dia, menemui Kadis Pariwisata Tapsel untuk meminta agar ikut memperjuangkan Kelurahan Pintu Padang II Kecamatan Batang Angkola menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ tahun 2021.

“Alhamdulillah keinginan kami itu terkabulkan. Pak Bupati Tapsel H. Syahrul M. Pasaribu menerima dan menyetujui usulan kami ini,” kata Sulaiman Daulay dihadapan bupati.

Atas nama masyarakat serta pribadi, Sulaiman pun mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada bupati yang telah menerima usulan itu. Semoga pelaksanaan pembangunan lokasi MTQ ini berjalan lancar dan sukses.

Bupati Tapsel Syahrul M. Pasaribu mengaku bangga kepada masyarakat Pintu Padang II, yang berkeinginan memberi kontribusi dalam pembangunan daerah dengan menghibahkan tanahnya kepada pemkab untuk pembangunan fasilitas pelaksanaan MTQ tersebut.

“Insya Allah bulan September nanti kita mulai pembangunannya, karena apabila ada izin dari pemerintah atasan, Januari 2021 nanti MTQ kita laksanakan,” ungkap Syahrul.

Selain sebagai arena MTQ, menurut dia, lahan tersebut nantinya bisa menjadi pusat kegiatan olahraga maupun kegiatan-kegiatan lain yang bersifat sosial kemasyarakatan.

Dikesempatan itu, bupati menerima surat hibah dari lima orang warga Pintu Padang II, masing-masing atas nama Ali Akbar Daulay, luas tanah 110×100 meter, Pardamean Siregar 3×22 meter, Anwar Nasution 363 m2, Ahmad Rusli Pulungan 11×35 meter, dan Yusrida Siregar seluas 8×21 meter. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda