Hadiri Natal Bersama GKII Se Kayu Lapis, Askiman Sampaikan Informasi Pemekaran

249

SINTANG-KALBAR, BERITAANDA – Wakil Bupati Sintang Drs. Askiman, MM menghadiri perayaan Natal bersama di GKII Ekklesia Desa Bernayau Kecamatan Sepauk, Sabtu (12/1/ 2019). Perayaan Natal tersebut dihadiri para hamba Tuhan dan jemaat dari 10 gereja GKII Se Kayu Lapis Kecamatan Sepauk.

Dihadapan ratusan jemaat GKII Se Kayu Lapis, Wakil Bupati Sintang mengungkapkan rasa bangga karena bisa hadir pada perayaan Natal bersama 10 gereja GKII yang pertama kalinya dilaksanakan di daerah ini.

“Saya juga mendorong agar Sepauk Hulu ini bisa melaksanakan kebaktian kebangunan rohani di tahun 2019 ini. Saya akan coba bangun komunikasi dengan para hamba Tuhan agar bisa melaksanakan KKR di tiga tempat dulu. Saya mau mengingatkan agar kalau ada orang kristiani di suatu kampung harus ada gerejanya. Malu kalau ada orang kristiani tetapi tidak ada gerejanya,” terang Askiman.

Askiman mengingatkan agar perayaan Natal tidak dianggap sebagai sebuah rutinitas, akan tetapi umat mampu mengambil hikmah yang dalam secara rohani yang mampu mempengaruhi tingkah laku.

“Kita harus hidup berkhidmat yang artinya kita harus rendah hati, cinta kasih dan suka cita. Saya ingin kita untuk memperkuat upaya pemakmuran dan peduli kepada gereja. Jauhi berhala, jangan berikan persembahan duit cap mandau,” pinta Askiman.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Sintang menyampaikan informasi bahwa pemekaran Kecamatan Sepauk Hulu terkendala masalah batas Sungsong dan Bongkong. “Tetapi kami akan terus berjuang menyelesaikan masalah ini. Saya mohon dukungan doa agar persoalan ini bisa segera diselesaikan,” ujarnya.

Peresmian 4 kecamatan baru direncanakan dilaksanakan tidak lama lagi. Saat peresmian nanti akan diekspose kendala pemekaran kecamatan lain.

“Saya tidak ragu untuk melakukan pemekaran dusun, desa dan kecamatan, karena ini kebutuhan masyarakat,” terang Askiman.

Ketua pengurus Natal bersama GKII Se Kayu Lapis Kecamatan Sepauk Pdt. Julius menjelaskan bahwa persiapan kami sejak bukan September 2018.

“Kami bertekad untuk melaksanakan kegiatan Natal ini. Gereja GKII di Kayu Lapis ini masih kecil sehingga Natal bersama ini untuk mendorong perkembangan gereja supaya bisa besar dan berkembang,” terang Pdt. Julius. (Arni/Humas Pemkab Sintang)

Bagaimana Menurut Anda