Gubernur Jambi Tebar 10.000 Benih Ikan di Bendungan PLTA Danau Kerinci

5

KERINCI, BERITAANDA – Disela kunjungannya ke Kabupaten Kerinci dalam rangka Safari Ramadan, Gubernur Jambi, Al Haris, meninjau pintu air PLTA Kerinci sekaligus menebar 10.000 benih ikan di Bendungan Air PLTA Danau Kerinci, Sabtu (7/3/2025). Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan peninjauan lokasi Sekolah Rakyat di Desa Sandaran Agung.

Dalam kegiatan itu, Gubernur Al Haris didampingi Bupati Kerinci Monadi, Wakil Bupati Kerinci Murison, Wali Kota Sungai Penuh Alpin, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jambi Asraf, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Provinsi Jambi Tema Wisman, Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi M. Umar, Kepala Dinas Sosial Dukcapil Provinsi Jambi Edi Kusmiran, jajaran OPD Kabupaten Kerinci, serta masyarakat setempat.

Penebaran benih ikan atau restocking tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga kelestarian ekosistem perairan sekaligus meningkatkan populasi ikan di sungai. Program ini diharapkan mampu menjaga keseimbangan lingkungan perairan dan memperkuat potensi perikanan masyarakat yang menggantungkan hidup dari sumber daya sungai.

Gubernur Jambi Al Haris mengatakan, program restocking ikan merupakan langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan di daerah.

“Kita ingin memastikan sumber daya ikan di perairan tetap terjaga. Dengan begitu, masyarakat bisa memanfaatkannya secara berkelanjutan tanpa merusak keseimbangan ekosistem sungai,” ujar Al Haris.

Selain penebaran benih ikan, rombongan juga meninjau kondisi pintu air PLTA Kerinci yang memiliki peran penting dalam pengelolaan sumber daya air dan pembangkit listrik di wilayah tersebut. Peninjauan dilakukan bersama Manajer Humas PT Kerinci Merangin Hidro untuk memastikan operasional berjalan dengan baik sekaligus melihat kondisi lingkungan sekitar.

Bupati Kerinci Monadi menilai keberadaan PLTA tidak hanya bermanfaat dalam penyediaan energi listrik, tetapi juga memiliki potensi besar dalam mendukung sektor ekonomi masyarakat, khususnya di bidang perikanan dan pengelolaan sumber daya air.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan pihak swasta menjadi kunci penting dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan.

“Dengan kolaborasi yang kuat, berbagai potensi daerah dapat dikembangkan secara optimal sekaligus menjaga kelestarian alam,” kata Monadi.

Ia menambahkan, pemerintah daerah bersama pemerintah provinsi terus berupaya memastikan pembangunan tetap berjalan seiring dengan upaya pelestarian lingkungan.

“Penebaran benih ikan ini menjadi langkah nyata agar ekosistem perairan tetap terjaga dan masyarakat dapat merasakan manfaatnya,” pungkasnya. (Tomi)

Bagaimana Menurut Anda