Gerak Cepat Polda Lampung Antisipasi Arus Balik dari Pulau Sumatera

10

BANDAR LAMPUNG, BERITAANDA – Kapolda Lampung Irjen Pol. Hendro Sugiatno didampingi Wakapolda Lampung Brigjen Pol. Subiyanto dan Danrem 043 Gatam Brigjen TNI Drajad Bima Yoga membuka serta memimpin rapat koordinasi (rakor) terbatas dengan instansi terkait, dalam rangka kesiapan pencegahan penyebaran Covid-19 pada arus balik Idul Fitri 1442 Hijriah di wilayah Lampung, bertempat di ruang rapat utama (rupatama) Polda Lampung, Jumat (14/5).

Rakor terbatas tersebut tersebut turut dihadiri oleh Pejabat Utama (PJU) Polda Lampung, juru bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung dr. Reihana dan unsur tiga pilar Provinsi Lampung.

Dalam rakor tersebut, Kapolda Lampung menyampaikan, mendasari surat dari Satgas Penanganan Covid-19 dan surat Kementerian Koordinator Bidang Ekonomi Republik Indonesia, kegiatan kesiapan pencegahan penyebaran Covid-19 dalam rangka arus balik Idul Fitri akan dimulai 15 Mei.

“Karena untuk Pulau Sumatera mengalami kenaikan pandemi Covid-19, jadi diharapkan semua instansi terkait bahu-membahu, mandatori test bukan random. Jadi semuanya wajib untuk mengecek semua dokumen PCR, anti gen ataupun genose,” kata Kapolda.

Semua arus balik dari Pulau Sumatera menunju Jawa yang melewati Provinsi Lampung akan diadakan pengetatan pemeriksaan di tiga pos, yaitu di tol rest area KM 172 B, rest area KM 87 B dan rest area KM 20 B dan di jalan arteri Soekarno-Hatta.

“Diimbau kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan wajib melengkapi dokumen sesuai Surat Edaran (SE) dari Satgas Covid-19, seperti Surat Izin Keluar Masuk (SIKM), surat tugas bagi ASN, TNI-Polri, karyawan perusahaan/BUMN, dan surat keterangan resmi hasil rapid test Covid-19 yang berlaku 1×24 jam. Apabila tidak dilengkapi surat keterangan resmi hasil rapid test, maka akan dilaksanakan test rapid antigen di lokasi pos pemeriksaan, bila hasilnya positif, Satgas akan membawa ke rumah sakit rujukan,” tegas Kapolda.

“Untuk para Kapolres dan Dandim, saya mengingatkan agar ditindaklanjuti dan di cek pos-pos di wilayahnya,” ujar Kapolda lagi.

Beliau juga menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah kegiatan operasi kemanusian, operasi bersifat simpatik. Maka jauhkan tindakan-tindakan kesewenang-wenangan di lapangan oleh personel yang terlibat. Kalau kita berniat baik, Tuhan akan menolong kita.

Dalam kesempatan tersebut Danrem 043 Garuda Hitam Lampung siap mendukung serta menurunkan personelnya, baik di Korem serta dari Kodim-kodim. (Katrine / rilis)

Bagaimana Menurut Anda