Gelar Turnamen Sepakbola di Tapsel, Syahrul Pasaribu: Sahuti Aspirasi Rakyat

440
Bupati Tapsel dua periode berturut-turut, Syahrul M. Pasaribu foto bersama dengan peserta turnamen Syahrul Cup 1, Tolang FC, usai melibas Bulu Gading FC dengan skor 2-0.

TAPSEL-SUMUT, BERITAANDA – Bergulirnya turnamen sepakbola Syahrul Cup 1 di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) menjadi pengobat dahaga haus olahraga bagi masyarakat yang merasa aspirasinya telah tersahuti.

Itu terlihat dengan sangat antusiasnya masyarakat yang hadir ketika Wakil Ketua Dewan Pertimbangan (Wantim) DPD Partai Golar Sumatera Utara, Syahrul M. Pasaribu meresmikan perhelatan turnamen, pada Sabtu (30/7).

Even yang diadakan di lapangan sepakbola Kelurahan Sayurmatinggi, Kecamatan Sayurmatinggi, dan dimulai sejak Kamis (22/7) sampai Selasa (16/8) ini diikuti 18 tim dari desa/kelurahan dan ponpes se- Sayurmatinggi.

Tak sekedar meresmikan turnamen yang dihadiri ribuan warga itu, Syahrul bersama anggota DPRD Tapsel dari Partai Golkar Edison Rambe ikut menyaksikan jalannya pertandingan antara Pesantren Roudhatul Khoiriah vs Mondang FC (6-0), Tolang FC vs Bulu Gading FC (2-0).

Syahrul mengungkapkan, tercetusnya penyelenggaraan turnamen kulit bundar tersebut berawal dari acara temu kangen dirinya dengan sejumlah tokoh masyarakat dan Ketua Golkar Sayurmatinggi beberapa waktu yang lalu.

“Awalnya pembicaraan kami normatif dan ringan-ringan saja. Saat itulah mereka utarakan keinginan menggelar turnamen memeriahkan HUT kemerdekaan,” paparnya.

Syahrul memahami aspirasi masyarakat, terlebih dua tahun terakhir ini Indonesia termasuk Tapanuli Selatan didera pandemi Covid-19 yang mengakibatkan adanya pembatasan sampai pelarangan kegiatan keramaian.

Meski itu untuk kegiatan bersifat positif sekalipun, ada aturan yang harus dipatuhi masyarakat dalam rangka pengendalian virus Corona. Namun saat ini pandemi relatif melandai, kegiatan keramaian mulai diperboleh.

“Akan tetapi meski telah diperbolehkan, tetap utamakan protokol kesehatan. Peringatan HUT RI ke-77 kali ini jadi momentum bagi masyarakat untuk meluahkan keinginan untuk menggelar berbagai kegiatan lomba,” ujar Syahrul.

Ia pun meminta kepada seluruh masyarakat, apabila ada anjuran pemerintah, semisal vaksin ketiga atau booster agar diikuti dengan baik. Yakni mensukseskan program Indonesia pulih cepat, bangkit  lebih kuat, dan bersatu.

Kepada 18 tim peserta turneman Syahrul meminta agar bertanding dengan sprortif dan jangan sampai timbul perkelahian. Ia juga meminta kesediaan unsur muspika untuk membantu panitia mensukseskan turnamen ini.

Bupati Tapanuli Selatan periode 2010-2015 dan 2016-2021 itu melanjutkan, turnamen Syahrul Cup 1 menjadi bagian dari menggiatkan kembali olahraga demi tercipta masyarakat yang sehat, bakat dan minatnya tersalurkan.

“Tentunya saya juga sangat berharap turnamen ini akan melahirkan bibit atlet sepakbola berprestasi yang nanti akan mengharumkan nama Tapanuli Selatan,” ujarnya.

Untuk lapangan di Tapsel, dua periode dipimpin Syahrul Pasaribu, ada 11 lapangan di sebelas kecamatan yang telah dibangun termasuk tribun berikut fasilitas lainnya. Semua tanah lapangan merupakan hibah masyarakat.

Awalnya lapangan diperuntukkan bagi perhelatan  MTQ tingkat kabupaten. Tapi dirancang setelah MTQ selesai lapangan menjadi pusat kegiatan masyarakat. Seperti acara keagamaan, seni budaya, olahraga, dan lainnya.

“Berbicara pembangunan, biar rakyat dan bumi Tapsel yang menilai dan jadi saksi. Terpenting, jaga persatuan dan kesatuan serta perkuat silaturahmi. Ingat, jangan mau dipecah belah oleh siapapun itu,” pesan Syahrul.

Sementara, Ketua Panitia Pelaksana Turnamen Syahrul Cup 1 Sayurmatinggi, Kurniawan Nasution, ungkapkan rasa terimakasihnya kepada Syahrul Pasaribu karena telah bersedia mewujudkan aspirasi dari masyarakat.

“Telah lama kami impikan turnamen ini, dan berkat pak Syahrul itu terwujud. Jujur, saya sangat kagum dengan bapak. Walau sudah purna tugas, tetap peduli dengan rakyat dan pembangunan Tapsel,” ungkap Kurniawan.

Ucapan terimakasih serta apresiasi juga disampaikan anggota DPRD Tapsel Edison Rambe terhadap Syahrul, karena telah bersedia menyahuti aspirasi masyarakat menggelar turnamen yang banyak digandrungi orang.

“Penyematan ‘Bapak Pembangunan Tapsel’ kepada pak Syahrul saya rasa sangatlah tepat. Sampai hari ini beliau tetap mengabdi tanpa kenal batas waktu bahkan posisi demi kemajuan Tapanuli Selatan,” ujar Edison. [Anwar]

Bagaimana Menurut Anda