Diskominfo Kerinci Buka Ruang Kebebasan Pers, Wartawan Diajak Liput Langsung Kegiatan Pemda

17

KERINCI, BERITAANDA – Pemerintah Kabupaten Kerinci melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong keterbukaan informasi publik serta memperkuat kemitraan dengan insan pers.

Pada tahun 2026, Diskominfo Kerinci menghadirkan terobosan baru dengan membuka ruang kebebasan pers melalui pelibatan langsung media dalam berbagai kegiatan pemerintah daerah di lapangan.

Melalui kebijakan tersebut, media mitra kerja sama tidak hanya menerima informasi secara administratif, tetapi juga diajak mengikuti langsung kegiatan pemerintah daerah di berbagai lokasi. Dengan keterlibatan langsung di lapangan, para awak media dapat melihat, mendengar, dan mengonfirmasi fakta secara langsung sehingga mampu menyajikan pemberitaan yang lebih aktual, faktual, dan terpercaya sesuai kondisi di masyarakat.

Kehadiran wartawan di lapangan juga menjadi bentuk penghargaan dari pemerintah daerah kepada media mitra kerja sama. Pemerintah Kabupaten Kerinci menilai peran media sangat penting dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat. Karena itu, keterlibatan langsung wartawan dalam kegiatan pemerintah menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah dan insan pers.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kerinci, Yuldi Candra menegaskan, bahwa keterlibatan media dalam kegiatan lapangan merupakan bentuk keterbukaan pemerintah daerah terhadap kerja-kerja jurnalistik.

“Kami ingin memberikan ruang yang luas kepada teman-teman media untuk melihat langsung berbagai kegiatan pemerintah di lapangan. Dengan begitu, informasi yang disampaikan kepada masyarakat benar-benar berdasarkan fakta yang terjadi. Kehadiran wartawan di lapangan juga merupakan bentuk penghargaan sekaligus kebanggaan bagi kami terhadap media mitra kerja sama Pemerintah Kabupaten Kerinci,” ujarnya, Senin (18/5/2026).

Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kualitas pemberitaan yang profesional dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik. Selain itu, keterlibatan media secara langsung diharapkan mampu memperkuat transparansi pemerintahan sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap program dan kebijakan pemerintah daerah.

Tidak hanya memberikan ruang yang lebih luas bagi kebebasan pers, Diskominfo Kabupaten Kerinci juga menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan dan profesionalitas insan pers. Pada tahun 2026, standar satuan anggaran publikasi untuk media online resmi dinaikkan.

Jika sebelumnya nilai publikasi sebesar Rp100 ribu per berita, kini meningkat menjadi Rp200 ribu per berita. Kebijakan tersebut diambil sebagai bentuk penghargaan terhadap kerja jurnalistik para wartawan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Menurut Yuldi Candra, peningkatan standar anggaran publikasi juga menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap keberlangsungan kerja jurnalistik di daerah.

“Walaupun kondisi keuangan daerah saat ini cukup terbatas akibat kebijakan efisiensi secara nasional, Pemerintah Kabupaten Kerinci tetap berupaya memberikan perhatian kepada insan pers. Kami berharap dengan peningkatan standar publikasi ini, para wartawan dapat terus bekerja secara profesional, objektif, dan bertanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat,” tambahnya.

Di tengah kondisi keuangan daerah yang masih terbatas serta bertambahnya jumlah media setiap tahun, Pemerintah Kabupaten Kerinci berharap kemitraan dengan insan pers dapat terus terjaga dengan baik. Dengan demikian, informasi pembangunan daerah dapat tersampaikan secara luas, akurat, dan terpercaya kepada masyarakat. (Tomi)

Bagaimana Menurut Anda