Dinas Pariwisata Sidimpuan Gelar Pagelaran Lintas Etnis

114

PADANGSIDIMPUAN-SUMUT, BERITAANDA – Pemkot Padangsidimpuan melalui Dinas Pariwisata menggelar pagelaran seni budaya lintas etnis, di kebun Agro Wisata Batang Bahal Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua.

Kegiatan yang diinisiasi bidang pengembangan pariwisata dibuka tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Walikota bersama Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan, Rabu kemarin.

Pembukaan ditandai dengan tabuhan gordang sambilan sebagai simbol dimulainya kegiatan pagelaran, yang menampilkan sejumlah etnis seperti Batak Angkola, Mandailing, Simalungun dan Minang.

Wakil Walikota Arwin Siregar berharap, diselenggarakannya acara itu kiranya dapat menambah kecintaan atas seni dan budaya di Sidimpuan, yang didiami beragam etnis, memupuk rasa persatuan, dan kebhinekaan dalam berbangsa dan bernegara.

“Pagelaran ini mengingatkan kita bahwa Padangsidimpuan adalah kota budaya dengan berbagai macam etnis yang perlu kita lestarikan bersama supaya tidak punah ditelan zaman yang telah didominasi oleh teknologi modern dan digital,” ungkap dia.

Arwin juga berharap, kegiatan ini dapat terus dilaksanakan guna memotivasi masyarakat untuk lebih mencintai seni dan budaya khas daerah, terpelihara, dan menjaga kelestariannya.

Tidak lupa Wakil Walikota juga berpesan agar semua hadirin dan peserta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan demi keamanan dan kenyamanan bersama.

Ketua DPRD Siwan menilai, keberagaman suku dan budaya yang ada di Sidimpuan merupakan bukti bangsa yang besar. Hal itu harus dirawat dan dipelihara dalam bingkai NKRI.

Dia berharap agar pagelaran itu menjadi ajang menambah pengetahuan dan memahami nilai budaya secara baik, khususnya bagi kalangan pencinta seni budaya dan sekaligus sarana promosi daerah.

Sementara, menurut Plt. Kadis Pariwisata Mei Jenni, pagelaran seni budaya lintas etnis ini merupakan bagian dari integral pembangunan dunia pariwisata pelestarian nilai-nilai seni dan budaya daerah.

“Pementasan ataupun atraksi budaya daerah ini bertujuan untuk melestarikan sekaligus sarana pengembangan potensi bakat, kreatifitas, serta kecerdasan para generasi muda mudi untuk menjadi figur yang dapat berperan dalam mempromosikan karya seni budaya,” jelasnya. [Anwar]

Bagaimana Menurut Anda