Diduga Hina Profesi Wartawan dan LSM, Akun FB ‘Suparmanto Bugis’ Dipolisikan

237

KERINCI-JAMBI, BERITAANDA – Akibat menghina profesi wartawan dan LSM yang dilakukan oleh pemilik akun Facebook ‘Suparmanto Bugis’ kini sudah sampai di jalur hukum, Selasa (4/5).

Kasus penghinaan terhadap wartawan-LSM tersebut kini telah diteruskan ke pihak berwajib, dalam hal ini Polres Kerinci, yang disampaikan oleh puluhan wartawan dan LSM Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh

“Kita tidak bisa menerima hal tersebut, karena mereka menghina profesi wartawan bukan secara hinaan pribadi saja, sebab dia tidak menyebutkan nama di komentar itu, jelas dia menyebutkan wartawan dan LSM,” kata Indra Wirawan didampingi puluhan wartawan dan LSM Kerinci-Sungai Penuh.

Penghinaan yang dilakukan tersebut pasca sejumlah pemberitaan dari media terkait akun Suparmanto Bugis dan kawan-kawan yang selalu berkomentar rasis.

Kronologisnya, pada hari Senin [3/5], akun Facebook atas nama saudara Daniel Putra melecehkan wartawan melalui postingan Facebook dengan mengatakan ‘ini patut dicontoh bagi rekan-rekan jurnalis se-Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci, seorang ketua pimpinan cabang salah satu ormas lebih memilih cara yang halal untuk mendapatkan rezeki meskipun dengan cara berjualan kelapa muda. Dari pada kesana kesini mengemis THR dari para pejabat, salut untuk beliau sosok hebat dan inspiratif’.

Jika melihat postingan tersebut, telah melecehkan profesi jurnalis yang mengarah kepada tindakan perbuatan melawan hukum, pencemaran nama baik melaui media elektronik Pasal 27 Ayat 3 Jo Pasal 45 Ayat 3 UU RI No 19 Tahun 2016 tentang ITE dan Pasal 311 KUHAP.

Sebelumnya, pada tanggal 14 April 2021 akun Facebook Suparmanto Bugis melalui postingannya di group ‘Suara Rakyat Kerinci dan Sungai Penuh’ sangat melecehkan profesi wartawan dengan mengunggah gambar dua ekor anjing yang menganga bertuliskan ‘diduga kelaparan’.

Buntut postingan tersebut, akun Facebook atas nama saudara Mamuk Cupak mengomentari dengan melecehkan profesi jurnalis dengan mengatakan, ‘ada wartawan yang sering kita lihat, sasarannya cuma sekolah-sekolah, dikasih 5.000 baru dia pergi, apa itu wartawan juga’.

Pada waktu yang sama, Suparmanto Bugis membalas komentar tersebut dengan mengatakan, ‘perlu disiapkan uang receh 5.000-an’.

“Berdasarkan postingan tersebut, kami atas nama jurnalis yang ada di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh merasa profesi wartawan dan LSM dilecehkan oleh saudara Suparmanto Bugis dan kawan-kawan,” jelas Indra Wirawan.

Hal itu pun mendapatkan banyak perhatian warganet yang tidak dapat menerima hinaan tersebut, terutama para pemegang profesi wartawan dan LSM. Dapat disimpulkan bahwa pemilik akun Facebook Suparmanto Bubis telah melakukan tindak pidana Undang-Undang ITE.

“Tadi sore kita bersama-sama dengan sahabat wartawan dan LSM resmi melaporkan ke Polres Kerinci terkait penghinaan profesi wartawan oleh akun Fecebook Suparmanto Bugis. Harapan kita agar laporan ini dapat ditindaklanjut oleh pihak Polres Kerinci,” tambah Zoni Irawan. (Tomi)

Bagaimana Menurut Anda