Dicky Syailendra Resmi Dilantik Jadi Sekda Ogan Ilir, Bupati Panca Tekankan 5 Syarat Utama

3

OGAN ILIR, BERITAANDA – Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar resmi melantik dan mengambil sumpah Dicky Syailendra S.Sos M.Si sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Kabupaten Ogan Ilir, berlangsung di Pendopoan Rumah Dinas Bupati Ogan Ilir, Selasa (2/6/2026).

Pelantikan tersebut dihadiri Kepala Kantor Regional VII BKN, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), diantaranya Kapolres Ogan Ilir dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Ogan Ilir, serta perwakilan Dandim 0402 OI/OKI.

Turut hadir Wakil Ketua II DPRD Ogan Ilir Ahmad Syafei, para asisten dan staf ahli Bupati, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), Kabag Protokol Suryadi, Kepala Dinas Kominfo Ferdian Riza Yuda, para camat, serta sejumlah pejabat dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar menegaskan bahwa posisi Sekda bukan hanya sekadar jabatan administratif. Menurutnya, Sekda memiliki peran strategis sebagai motor penggerak pemerintahan sekaligus penghubung antara visi kepala daerah dengan implementasi kebijakan di lapangan.

“Sekda harus mampu membantu Bupati dalam merumuskan kebijakan strategis, mengoordinasikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), serta memastikan tata kelola pemerintahan berjalan optimal,” kata Panca.

Panca menjelaskan, proses pemilihan Sekda Ogan Ilir bukanlah perkara mudah. Pemilihan dilakukan melalui mekanisme manajemen talenta yang menurutnya menjadi salah satu terobosan di lingkungan pemerintahan daerah.

“Dalam pemilihan figur Sekda bukan pilihan yang mudah. Kita melalui manajemen talenta, dan Ogan Ilir merupakan kabupaten pertama yang menerapkan manajemen talenta tersebut,” ujarnya.

Dari proses tersebut, terdapat tiga calon Sekda yang mengikuti tahapan pemilihan. Para calon, kata Panca, harus memenuhi lima kriteria utama, yakni talenta, pendidikan, pengalaman, inovasi, dan integritas.

“Ini yang harus dilewati dan dipenuhi oleh para calon, yaitu talenta, pendidikan, pengalaman, inovasi, dan integritas,” jelasnya.

Panca menerangkan, talenta merupakan kemampuan yang dimiliki setiap individu sejak lahir dan dapat dikembangkan secara otodidak. Sementara pendidikan, baik formal maupun nonformal, menjadi salah satu aspek penting dalam menunjang kemampuan seorang aparatur.

Selain itu, pengalaman kerja selama berkarier sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) juga menjadi pertimbangan penting dalam menentukan sosok yang tepat untuk menduduki jabatan Sekda.

“Pengalaman kerja selama berkarier sebagai seorang PNS sangat penting dalam menentukan pilihan tersebut,” imbuhnya.

Setelah resmi dilantik, Panca berharap Dicky Syailendra mampu menghadirkan berbagai inovasi untuk mendukung jalannya pemerintahan di Kabupaten Ogan Ilir. Menurutnya, inovasi menjadi salah satu aspek penting yang harus dimiliki seorang Sekda agar roda pemerintahan dapat terus berkembang dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

“Setelah dilantik, Sekda Ogan Ilir harus ada inovasi untuk mendukung pemerintah. Karena inovasi merupakan salah satu syarat yang tercantum pada persyaratan para calon,” katanya.

Selain inovasi, Panca juga menekankan pentingnya integritas. Ia meminta Sekda yang baru dapat menjadi teladan bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir.

“Integritas harus menjadi contoh teladan dari seluruh ASN yang ada di Kabupaten Ogan Ilir,” tegasnya.

Menurut Panca, keteladanan tersebut tidak hanya ditunjukkan melalui sikap pribadi, tetapi juga melalui kinerja dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai Sekda.

“Baik contoh secara pribadi, Sekda itu sendiri juga kinerjanya harus menjadi contoh bagi ASN yang ada di Ogan Ilir,” ujarnya.

Panca pun berharap Dicky Syailendra dapat menjalankan amanah dengan baik dan mampu membantu pemerintah daerah dalam merealisasikan visi dan misi pembangunan Kabupaten Ogan Ilir.

“Semoga Pak Dicky bisa menjalankan tugas dengan baik untuk menyukseskan visi dan misi Pak Bupati,” pungkasnya. (Adie)

Bagaimana Menurut Anda