DAPM Rp 2,1 Miliar Mengendap 10 Tahun di BRI, Ini yang Dilakukan Camat SP Padang

439

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Perlu diketahui, dalam rekening Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit SP Padang Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) ada Dana Amanah Pemberdayaan Masyarakat (DAPM) eks PNPM sebesar Rp 2,1 miliar yang mengendap selama 10 tahun.

Menyikapi hal ini, Pemerintah Kecamatan SP Padang dengan tetap mematuhi protokol kesehatan (protkes) Covid-19 mengadakan musyawarah antar desa (MAD), bertujuan bisa menemukan jalan keluar agar dana itu dapat digulirkan kepada masyarakat.

“DAPM (eks PNPM) di Kecamatan SP Padang dari tahun 2011 tidak berjalan atau tidak digulirkan kepada masyarakat, karena belum terpenuhinya kelengkapan susunan kelembagaan,” ungkap Camat SP Padang, Syawal Harahap, S.Sos, M.Si, Rabu (24/2).

Oleh karenanya, pada 19 Januari 2021 lalu, bertempat di balai rapat kantor Kecamatan SP Padang, kata dia, kita selaku pemerintah kecamatan mengadakan MAD yang dihadiri langsung Kepala DPMD OKI, Tripika, seluruh kades, Ketua PKK, tokoh masyarakat serta lainnya.

“Pada rapat MAD waktu itu berjalan aman dan lancar, namun belum bisa diambil kesepakatan bersama, karena belum terpenuhinya susunan kelengkapan berkas dan masih banyaknya susunan kelembagaan yang belum terisi,” ungkap dia.

Hal itu diperlukan, jelas dia lagi, untuk menjalankan roda organisasi terkait perguliran DAPM sesuai dengan ketentuan berlaku, sehingga diambil kesepakatan akan diadakan rapat MAD lagi yakni pada hari ini, Rabu (24/2), di lokasi yang sama.

“Rapat MAD yang kita laksanakan kali ini terkait perguliran dan pembentukan kelembagaan struktur DAPM yang terdiri UPK, BKAD, BP – UPK, tim verifikasi dan tim penyehat pinjaman,” terang dia.

Dan pada rapat MAD kedua yang dihadiri Kadin PMD OKI diwakili oleh Kasi Sarpras, Teti Sumantri SIP didampingi M. Davies, SKm ini, lanjut dia, semua persyaratan telah terpenuhi, baik secara administrasi maupun aturan terkait prosedur penyaluran perguliran DAPM.

“Oleh karenanya, kami imbau kepada pengurus kelembagaan yang telah terbentuk segera bekerja dan penyusun program, serta melaporkan kepada Camat SP Padang guna diteruskan ke Bapak Bupati OKI cq. Kadin PMD OKI,” tandas dia.

Sambung dia, agar DAPM segera dapat disalurkan dan dirasakan manfaatnya bagi masyarakat guna mendorong pertumbuhan perekonomian dan pendapatan keluarga di masa pandemi Covid – 19 yang terjadi saat ini.

“Kita semua dalam forum MAD tadi sepakat dan setuju dana DAPM sebesar Rp 2,1 miliar yang selama 10 tahun mengendap di BRI Unit SP Padang dapat segera digulirkan kepada masyarakat,” pungkas dia. [Iwan]

Bagaimana Menurut Anda