Dankodiklat Terima Pasukan Latihan Taktis BTP 13/GLH DIVIF 1 Kostrad Kartika Yudha 2021

88

BANDAR LAMPUNG, BERITAANDA – Saat menerima pasukan latihan taktis BTP 13/GLH DIVIF 1 Kostrad ‘Kartika Yudha 2021’ di lapangan Saburai Korem 043/Gatam, Enggal, Kota Bandar Lampung, Kamis (4/11). Dankodiklat Letjen TNI A.M Puranto mengaku bahwa kegiatan ini merupakan latihan puncak Angkatan Darat.

“Latihan ini diberi nama Kartika Yudha 2021 sesuai dengan tahunnya, dimana merupakan latihan yang sudah diprogramkan oleh Bapak Kasad. Latihan ancab merupakan pembinaan satuan guna mendukung tugas pokok yang sangat diperlukan oleh setiap prajurit untuk meningkatkan profesiolisme,” tegas dia.

Dankodiklat kembali mengungkapkan bahwa tugas pokok prajurit adalah bertempur, dimana pada masa damai tugasnya untuk belajar dan berlatih.

“Hanya prajurit yang terlatih dan terpilih dengan baik yang mampu melakukan tugas ini secara maksimal,” ujarnya.

“Sedang tujuan dari latihan ancab ini adalah untuk meningkatkan kemampuan tempur, mulai dari tingkat perorangan hingga kerjasama antar satuan dalam hubungan brigade, tim pertempuran melalui penyelenggaraan operasi tempur yang didukung operasi intelejen dan operasi teritorial melalui latihan ancab,” terang Dankodiklat.

Dengan kegiatan ini diiharapkan tercipta kerjasama antar kecabangan dalam dukungan pelaksanaan operasi serangan guna menerapkan taktik dan tehnik daam operasi didaerah pertempuran yang sesungguhnya

Latihan ancab diikuti Brigade 13 Galuh dan Batalyon dibawahnya, antara lain Yon 321, Yon 303 , Yon 323 , Zipur 9 POM, Ajen, Kesehatan, Kavaleri Armed, Arhanud yang melengkapi semua dalam satu kerja di dalam pertempuran dan merupakan latihan yang cukup besar yang didukung 4901 personel.

Dankodiklat juga menambahkan bahwa latihan ini untuk mengukur kekuatan, mengukur kesiapan dan mengukur profesionalisme prajurit serta untuk mengendalikan dan mengoperasionalkan alutsista yang baru, alat yang sangat berguna dimana pada masa damai bisa digunakan untuk bencana.

“Selain untuk meningkatkan profesionalisme prajurit, latihan ini juga sebagai pertanggungjawaban kita kepada masyarakat bawa TNI AD memiliki alutsista yang bagus, dan uang itu juga dari rakyat sehingga rakyat bangga bisa kita gunakan sebagai mana mestinya,” terang dia.

Rangkaian dari kegiatan ini mulai dari gladi posko, perencanaan dimulai sejak tanggal 5 November hingga 18 November yang merupakan puncaknya.

“Hari ini juga kami selipkan latihan terjun oleh Batalyon para Raider 305 sebanyak 520 personel, ada 4 pesawat yang akan menerjunkan di Puslatpur, kita punya daerah penerjunan,” paparnya.

“Sementara jumlah total personel yang dilibatkan dalam latihan adalah 4.901, ancabnya sendiri 4.301, kemudian personel terjun dan perangkatnya 650. Mudah – mudahan latihan ini bisa berjalan dengan lancar,” pungkas Dankodiklat. (Katharina Yanuarti)

Bagaimana Menurut Anda