Buron Usai Tembak Warga Pedamaran, Pelaku Akhirnya Serahkan Diri ke Polisi

1208

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Karena tak mampu menahan rasa amarah, Tamran alias Tunggut (50) melakukan tindak pidana penganiayaan dengan menggunakan senjata api rakitan (senpira) pada Selasa (20/10/2020) lalu.

“Aksi itu terjadi sekira pukul 18.45 Wib di Desa Pedamaran II Kecamatan Pedamaran. Korbannya Dopin Oktareza (30), warga Desa Pedamaran VI,” ungkap Kapolres OKI AKBP Alamsyah Pelupessy melalui Kasat Reskrim AKP Sapta Eka Yanto, Senin (2/11/2020).

Dengan menggunakan diduga senjata api rakitan (senpira), tersangka Tamran alias Tunggut menembak korban. Kata Kasat lagi, satu (1) kali ke arah badan dan mengenai bagian bawah ketiak korban.

“Terkena tembakan, saat itu korban sempat melarikan diri hingga akhirnya tersungkur ke tanah. Setelah itu, korban dibawa ke RS Muhammad Hoesin Palembang untuk mendapatkan perawatan medis,” jelas Kasat.

Sedangkan tersangka usai kejadian juga langsung melarikan diri. Lanjut Kasat, lalu Satreskrim Polres OKI dan Unit Reskrim Polsek Pedamaran melakukan pengejaran terhadap tersangka.

“Akhirnya, setelah tiga hari melarikan diri, tepatnya Jumat (23/10/2020) sekira pukul 14.30 Wib, tersangka Tamran alias Tunggut menyerahkan diri,” ujar Kasat.

Motif tersangka, dijelaskan Kasat, karena tersinggung terhadap korban yang telah berkata kasar, saat korban akan menebus jam tangan (arloji – red) yang digadaikan kepada tersangka.

“Korban selamat. Sementara tersangka akan dijerat Pasal 351 Ayat 2 dengan ancaman hukuman lima (5) tahun penjara,” tegas Kasat.

Ditambahkan Kasat, barang bukti yang berhasil diamankan berupa 1 helai kaos warna putih berlumuran darah milik korban. “Sedangkan senpira yang digunakan dalam aksi tersebut dibuang tersangka di sungai,” pungkas dia. [Iwan]

Bagaimana Menurut Anda