Bupati Panca Pimpin Apel Kesiapsiagaan Karhutla Ogan Ilir 2026

10

OGAN ILIR, BERITAANDA – Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir terus memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta dampak kabut asap.

Upaya tersebut ditandai dengan pelaksanaan apel dan gladi gabungan kesiapsiagaan bencana asap akibat karhutla Kabupaten Ogan Ilir tahun 2026.

Kegiatan yang dipimpin langsung Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar SH M.Si M.I.Kom tersebut berlangsung di Lapangan Upacara Komplek Perkantoran Terpadu (KPT) Tanjung Senai, Selasa (4/8/2026).

Apel gabungan melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, BPBD Ogan Ilir, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Manggala Agni, perangkat daerah, instansi vertikal, relawan, hingga unsur terkait lainnya yang tergabung dalam penanganan Karhutla.

Dalam amanatnya, Bupati Panca menegaskan bahwa penanggulangan karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan tugas bersama yang membutuhkan sinergi dan koordinasi seluruh pihak.

Menurutnya, langkah pencegahan harus menjadi prioritas agar potensi kebakaran dapat ditekan sedini mungkin, terutama saat memasuki musim kemarau.

“Kesiapsiagaan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Saya meminta seluruh personel yang terlibat untuk terus meningkatkan koordinasi, memperkuat patroli di wilayah-wilayah rawan, serta mengedepankan langkah-langkah pencegahan agar bencana asap akibat karhutla dapat diminimalkan,” tegas Panca.

Selain memperkuat kesiapsiagaan personel, Bupati juga meminta jajaran terkait meningkatkan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Ia berharap seluruh unsur dapat bergerak cepat, tepat, dan terpadu apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran di wilayah Kabupaten Ogan Ilir.

Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan gladi gabungan berupa simulasi penanganan kebakaran hutan dan lahan. Simulasi tersebut dilakukan untuk menguji kesiapan personel, peralatan, sistem komunikasi, serta koordinasi lintas sektor dalam menghadapi kondisi darurat.

Dengan adanya gladi gabungan ini, diharapkan seluruh unsur memiliki kesiapan yang lebih baik sehingga penanganan Karhutla di lapangan dapat dilakukan secara cepat, efektif, dan terkoordinasi.

Pemkab Ogan Ilir menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan Karhutla, sekaligus melindungi masyarakat dari dampak kabut asap serta menjaga kelestarian lingkungan melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. (Adie)

Bagaimana Menurut Anda