Bupati: Maknai Hari Jadi Tapsel Dengan Bekerja Ikhlas dan Tuntas

323

TAPSEL-SUMUT, BERITAANDA – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Syahrul M. Pasaribu mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bekerja dengan ikhlas dan tuntas, demi terwujud masyarakat Tapsel yang sehat, cerdas dan sejahtera.

“Setiap kepemimpinan punya masa untuk berbakti, berbuat dan bekerja keras untuk membangun daerahnya kearah yang lebih baik,” kata bupati saat memimpin upacara pada puncak peringatan hari jadi Tapsel ke-69, Ahad (24/11/2019) pagi, di lapangan Parade perkantoran pemerintah daerah, Jalan Prof Lafran Pane, Sipirok.

Hadir Ketua Komisi Kejaksaan RI Barita Simanjuntak, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Gus Irawan Pasaribu, Sekretaris Komisi Kejaksaan RI Tiyas Widiarto, Ketua Majelis Wali Amanat USU Panusunan Pasaribu, Wakil Rektor USU Prof. Mahyuddin Nasution, unsur Forkopimda, Wakil Bupati Tapsel Aswin Efendi Siregar, Wakil Walikota Padangsidimpuan Arwin Siregar, Wakil Bupati Labusel.

Hadir juga mewakil Bupati Palas, Paluta, Madina, Tapteng dan Sibolga, anggota DPRD Tapsel, anggota DPRD Provsu Syamsul Qamar, Sekda Tapsel Parulian Nasution, Ketua TP PKK Kab. Tapsel Ny. Syaufia Lina Syahrul M Pasaribu, para Asisten, Staf Ahli, pimpinan OPD, Kabag, Camat se-Tapsel, mewakili Direktur Bank Sumut, Direksi PT. ANJ, OKP dan ormas.

Tugas sekarang, menurut bupati, adalah melanjutkan perjuangan agar karya bakti kita semua bermanfaat bagi masyarakat. Ayo bangun Tapanuli Selatan yang sehat, cerdas dan sejahtera, hendaknya bukan retorika dan slogan tanpa makna tetapi ini menjadi ajakan dan tekad kuat kita untuk dapat bertindak dan bereaksi secara nyata.

“Bagi jajaran birokrasi, ini jadi pendorong dalam mewujudkan pemerintahan efektif, pemerintahan yang memenuhi semboyan ketika rakyat bertanya kita bisa jawab dan ketika meminta mampu kita layani. Sesuai motto kita ‘songon siala sampagul, rap tu ginjang rap tu toru, mula malamun saulak lalu, molo mangulang rap margulu. Sahata saoloan, na sapangambe sapanaili’,” katanya.

Namun, kata bupati lagi, untuk mencapai output yang lebih baik, maka pilihannya seluruh pemangku kepentingan harus senantiasa bergandeng tangan secara bersama-sama dan bekerja keras, bekerja iklas, dan bekerja tuntas. Dalam arti, berat sama dipikul ringan sama dijinjing.

“Insya Allah dengan modal kebersamaan, cita-cita mewujudkan Kabupaten Tapanuli Selatan yang sehat cerdas dan sejahtera dalam bingkai ‘baldathun thoyyibathun warobbun ghofuur’ akan terwujud,” harap bupati, yang pada penghujung upacara melakukan pelepasan burung merpati sebagai simbol kedamaian dan kebersamaan. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda