BPRD Sekadau Launching Bayar PBB-P2 Online

195
Pemukulan gong oleh Sekda Drs. H. Zakaria M.Si sebagai tanda di launchingnya pembayaran PBB-P2 online di BPRD Sekadau. (BERITAANDA)

SEKADAU-KALBAR, BERITAANDA – Pemerintah Kabupaten Sekadau melalui Badan Pengelolaan Retribusi Daerah (BPRD) melaunching pembayaran Pajak Bumi Bangunan (PBB) – Pedesaan Perkotaan (P2) secara online. Kegiatan ini dilaksanakan secara teknis bekerjasama dengan PT Bank Kalimantan Barat (Bank Kalbar).

Kepala BPRD Sekadau H.Abdul Gani SH M.Si mengatakan, pembayaran PBB-P2 online ini digunakan untuk mempermudah masyarakat membayar pajak.

“Program ini selaras dengan visi misi pemerintah kabupaten untuk mewujudkan Sekadau maju, mandiri dan berdaya saing,” kata Gani.

Dilihat dari sistem informasi objek pajak, jumlah SPPT 79 ribu dengan ketetapan 1 miliar lebih. Sampai dengan saat ini sudah masuk PBB-P2 berkisar 900 jutaan.

Gani mengakui, dalam proses pembayaran PBB-P2 secara manual, terdapat kendala objek dan subjek tidak diketahui.

“Objek ada, subjek tidak diketahui, karena pajak beralih. Diminta agar kepala desa melaporkan PBB,” tukasnya.

Sementara itu, Sekda Drs. H. Zakaria M.Si, mewakili bupati mengatakan, pembayaran PBB-P2 secara  online untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Pembayaran online tersebut merupakan wujud perjanjian kerjasama antara Bank Kalbar, BPRD yang disaksikan KPK di Pontianak,” kata sekda.

Menurut dia, dengan online, tidak ada alasan masyarakat menunda pembayaran pajak atau dengan program house to house antara BPN dan BPRD dapat dilihat mengenai BPHTB.

“Peran aktif camat dan kades sangat diperlukan dalam peningkatan retribusi pajak. Salah satunya pajak sarang burung walet yang masih minim pemasukan pajak,” tukas sekda.

Selain launching PBB-P2 online, juga diadakan kegiatan penandatanganan kerjasama house to house antara BPRD dan BPN-ATR, yang programnya akan dijalankan pada tahun 2020. Kemudian penyerahan penghargaan atas realisasi 100 persen kepada kepala desa, pemasangan taping box dan m-pos di Resto Pondok Indah serta Hotel Vinca Borneo. (Arni)

Bagaimana Menurut Anda