BNNP Lampung Bongkar Pengiriman Paket Speaker Berisi Sabu Libatkan Seorang Oknum Polri

149

BANDAR LAMPUNG, BERITAANDA – BNN Provinsi Lampung bersama Polda dan Polres Lampung Tengah berhasil mengamankan narkoba jenis sabu seberat 1 Kg lebih (1036,42 gram) di perusahaan ekspedisi Indah Cargo, Lampung Tengah, Ahad (9/8/2020) lalu.

Hal ini terungkap dalam konferensi pers di kantor BNNP Lampung, Kamis (13/8/2020), yang dihadiri Kepala BNNP Lampung Brigjen Pol. Drs. l Wayan Sukawinaya didampingi Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol. Zahwani Pandra Arsyad.

Dalam kejadian itu, turut diamankan puoa dua orang tersangka berinisial AK alias WA (39) dan AY alias A (47).

Kronologis kejadian itu bermula pada Sabtu (8/8/2020), saat personel BNN Provinsi Lampung memperoleh informasi dari ekspedisi Indah Cargo, bahwa ada paket mencurigakan berupa speaker yang ditinggal oleh seorang, yang sebelumnya berencana mengambil paket dari Pakanbaru tujuan Bandar Jaya, Lampung Tengah.

Setelah tim BNNP melakukan pengecekan paket tersebut, ternyata berisi narkotika jenis sabu. Guna penyelidikan lebih lanjut, tim melakukan koordinasi dengan Polda Lampung dan Polres Lampung Tengah.

Selanjutnya pada Ahad (9/8/2020) sekitar pukul.16.00 Wib, tim yang dibantu Polres Lampung Tengah berhasil mengamankan seorang laki-laki berinisial AK atau WA yang berencana mengambil paket di pelataran Masjid Al Ikhlas, Gunung Sugih, Lampung Tengah.

Dari keterangan AK, dirinya menerima perintah mengambil paket speaker berisi sabu itu dari seorang oknum Polri berinisial AY alias A.

Selanjutnya AY alias A juga berhasil diamankan dari rumahnya di Ganjar Agung, Metro Barat. Lalu digelandang ke BNNP Lampung guna pengembangan lebih lanjut.

Pada kejadian tersebut berhasil diamankan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 1036,42 gram. Kemudian barang bukti non narkotika antara lain 1 lembar resi paket Indah Yatama Logistik dengan nama pengirim Sapri dan nama penerima Steven Siahaan, uang tunai Rp7.300.000 , 1 unit mobil Suzuki Baleno warna merah nopol BE 1418 RE atas nama Susianah, 3 buah HP android, 1 lembar paspor BCA Gold, 1 ATM BNI, 2 ATM BRI, SIM A atas nama Adi Kurniawan, SIM A atas nama Zidane Kurniawan.

Pasal yang dikenakan kepada dua tersangka yaitu Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) dan / atau Pasal 112 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) UUD RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal hukuman mati. (Katrine)

Bagaimana Menurut Anda