BNNK OKI Gelar Program Ketahanan Keluarga Anti Narkoba di Desa Sukarami

1

OGAN KOMERING ILIR, BERITAANDA – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Ogan Komering Ilir (OKI) terus memperkuat upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) hingga ke tingkat desa. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Intervensi pelaksanaan program ketahanan keluarga anti narkoba yang digelar di Desa Sukarami, Kecamatan Tanjung Lubuk, Senin (2/11/2026).

Kegiatan non-DIPA yang bersumber dari DIPA BNNK OKI Nomor SP DIPA-066.01.2.403709/2026 ini dipimpin langsung oleh Kepala BNNK OKI AKBP Irfan Arsanto S.Sos. Kegiatan tersebut turut didampingi Katim Pencegahan Masrohaya L. Gaol SKM M.Kes, Penata Layanan Operasional Yessy Tri Anggraini SH, serta staf Mario Septiawan SP.

Kepala BNNK OKI AKBP Irfan Arsanto mengatakan, bahwa program ketahanan keluarga merupakan salah satu garda terdepan dalam mencegah penyalahgunaan narkoba. Menurutnya, keluarga yang kuat dan memiliki komunikasi yang baik akan mampu membentuk anak-anak yang tangguh sehingga tidak mudah terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang bahaya narkoba serta pemanfaatan sumber daya yang ada di desa dalam mendukung program P4GN. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan membangun ketahanan keluarga agar mampu melindungi anggotanya dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, khususnya di Desa Sukarami,” ujar Irfan.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai tersebut dipandu oleh dua fasilitator dari Tim Pencegahan BNNK OKI, yakni Masrohaya L. Gaol sebagai fasilitator orang tua, dan Yessy Tri Anggraini sebagai fasilitator anak.

Untuk memperkaya materi kegiatan, BNNK OKI juga menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidangnya, yaitu Ida Royati S.S.T M.Kes dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten OKI serta Rodes Barma S.Psi selaku psikolog dari SMK Negeri 2 Kayuagung.

Adapun struktur dan alur kegiatan pada hari pertama terbagi menjadi tiga sesi utama, yaitu:

  • Sesi Orang Tua/Wali: Mengangkat tema ‘Mengingatkan Perilaku yang Kau Inginkan’ yang dipandu oleh narasumber dari Dinas DPPKB OKI, Ida Royati. Dalam sesi ini, para orang tua dibekali pemahaman mengenai cara berkomunikasi secara efektif serta memberikan penguatan positif kepada anak.
  • Sesi Anak: Mengangkat tema ‘Membangun Kualitas Positif’ yang dipandu oleh psikolog Rodes Barma. Dalam sesi ini, anak-anak diajak mengenali potensi diri, membangun kepercayaan diri, serta memahami cara menolak ajakan negatif, termasuk ajakan untuk menyalahgunakan narkoba.
  • Sesi Keluarga: Mengangkat tema ‘Kualitas Positif Keluarga Kami’ yang dipandu secara kolaboratif oleh kedua narasumber. Pada sesi ini, orang tua dan anak dipertemukan untuk membangun komitmen bersama dalam menciptakan keluarga yang harmonis, berkualitas, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dan mendapat sambutan antusias dari warga Desa Sukarami. Melalui pelaksanaan intervensi hari pertama ini, diharapkan masyarakat Desa Sukarami semakin memahami pentingnya peran keluarga dalam upaya P4GN. Selain itu, desa tersebut diharapkan dapat menjadi contoh desa dengan ketahanan keluarga yang kuat sekaligus mewujudkan Desa Bersinar (Bersih Narkoba). (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda