Bentuk Kepedulian Terhadap Korban Erupsi Semeru, Komunitas Ini Gelar Konser Amal

85
Dalam konser amal ini, beragam kreafitas ditampilkan.

INDRALAYA-OI, BERITAANDA – Bencana erupsi Gunung Semeru yang mengeluarkan awan panas di daerah Kobokan Kecamatan Pronojiwo Kabupaten Lumajang Jawa Timur pada 4 Desember 2021 yang lalu, membawa duka dan kesedihan mendalam bagi masyarakat Indonesia, khususnya korban yang terdampak.

Melatar belakangi dan sebagai bentuk kepedulian atas bencana itu, puluhan anak muda yang tergabung dalam grup Musik dan Komunitas Musik Ogan Ilir (MOI) berkejasama dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT) menggelar konser amal peduli di ‘Cafe Inspirasi’ yang berlokasi di Kelurahan Tanjung Batu Ogan Ilir Sumatera Selatan pada Ahad (19/12) malam.

Dalam konser amal bertajuk ‘Peduli Erupsi Semeru’ itu, beragam perform ditampilkan. Diantaranya dari Grup Musik Klempang Liut, Sky Rap, termasuk juga penampilan Melati. Bintang Tamu dari Jakarta, yang mana Melati ini sudah seringkali menunjukkan kebolehan bernyanyinya di daerah ini.

“Kegiatan ini bekerjasama dengan ACT. Dan khusus malam ini kita menggelar konser amal dan menggalang dana sebagai bentuk kepedulian terhadap korban terdampak erupsi Semeru. Kita berharap akan banyak donasi, dan nantinya hasil donasi pengunjung disini sepenuhnya akan kita serahkan ke ACT. Mudah-mudahan bermanfaat untuk mereka (korban),” ujar Gean Aditya, koordinator acara.

Konser Amal Peduli Erupsi Semeru digelar di Cafe Inspirasi.

Di tempat yang sama, Musa sang pemilik cafe menuturkan, bahwa di tempatnya setiap akhir atau awal pekan sering menampilkan live musik. Sedangkan untuk kegiatan amal seperti dalam kegiatan ini, di tempatnya yang menyediakan beragam menu kekinian itu telah sering kali menggelar acara serupa.

“Saya selaku pemilik cafe menyediakan tempat bagi teman-teman penikmat musik, selain mewadahi kreatifitas pemusik di daerah ini. Cafe saya ini juga sering menjadi tempat penggalangan dana semisal  Konser Amal Peduli Erupsi Semeru ini. Jadi para pengunjung bisa menikmati menu, baik makanan ataupun minuman, sembari melihat atau mendengar musik sekaligus bisa memberikan kontribusinya bagi para korban,” tutup dia (Adie)

Bagaimana Menurut Anda