Belum Genap Sebulan Jadi Anggota Dewan, Anak Mantan Pj Walikota Ini Tersandung Kasus Hukum

1607
FH saat diamankan petugas Avsec Bandara Kulanamu, Deli Serdang, Selasa (3/9/2019) pagi.

PADANGSIDIMPUAN, SUMUT, BERITAANDA – Belum genap satu bulan sejak resmi dilantik menjadi anggota DPRD Kota Padangsidimpuan periode 2019-2024 pada Rabu (13/8/2019) lalu. FH (23) asal Fraksi Hanura tersandung kasus hukum.

Putra mantan Penjabat (Pj) Walikota Padangsidimpuan itu diamankan oleh petugas Avsec Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Selasa (3/9/2019) pagi, saat hendak bertolak pulang ke daerah asal, Kota Padangsidimpuan.

Informasi diperoleh BERITAANDA, dari tangan FH, petugas menyita sejumlah barang bukti berupa 1 buah dompet berisikan 2 set alat isap sabu (bong), 3 buah mancis gas, 2 unit gadget, tiket pesawat Wings Air IW 1216, uang tunai Rp700 ribu, berikut kartu identitas diri sebanyak 6 lembar.

Sedianya pagi itu, sekira pukul 08.15 Wib, FH berencana pulang ke rumahnya di Jalan Sutan Soripada Mulia, Gang Serasi No.1, Kelurahan Tano Bato, Padangsidimpuan Utara, Padangsidimpuan, dengan menumpangi pesawat Wings Air lewat Bandara Kualanamu.

Saat petugas Avsec Bandara bernama Nindi Riuka melakukan body search bagi seluruh calon penumpang pesawat di SCP sentral keberangkatan, FH terlihat grogi dengan tangan gemetar. Tak ayal, tingkah laku FH tersebut mengundang kecurigaan petugas.

Tindaklanjut kecurigaan itu, petugas pun melakukan interogasi terhadap FH dan mengaku baru pulang dugem di salah satu tempat hiburan malam di Medan. Selanjutnya, petugas memeriksa barang bawaan koper milik FH melalui alat X-Ray dan ditemui barang asing.

Kecurigaan petugas menguat sekaligus terbuktikan, setelah barang bukti yang salah satunya adalah alat isap sabu (bong) didapati di dalam koper bawaan FH, sesaat usai dilakukan pemeriksaan manual dengan cara membuka koper yang bersangkutan.

Petugas menyebut, FH mengkonsumsi sabu, Senin (2/9/2019) sekira pukul 22.00 Wib, saat berdugem ria di lokasi hiburan malam Kota Medan. Dari hasil koordinasi, FH dan BB diserahkan ke Ditnarkoba Poldasu, dan ditangani penyidik Unit III Subditresnarkoba Polda Sumatera Utara (Sumut). (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda