Banjir Meluas di Sekadau, Ribuan Jiwa Terdampak

18
Kondisi banjir yang menggenangi pinggiran Kota Sekadau. (BERITAANDA)

SEKADAU-KALBAR, BERITAANDA – Banjir yang melanda Kabupaten Sekadau semakin meluas. Sejumlah desa dan kecamatan masih tergenang.

Ketinggian permukaan air kian hari kian bertambah. Masyarakat dan petugas, baik dari BPBD, Tagana dan Basarnas disibukkan dengan aktifitas untuk menyelamatkan barang dan jiwa.

Hari ini, Kamis (4/11), hujan dengan intensitas tinggi terus mengguyur Kota Sekadau. Sejak siang sampai jelang malam ini hujan masih berlangsung. Sementara itu, beberapa titik ruas jalan nasional penghubung antar kabupaten mulai digenangi banjir.

Jalan nasional Sekadau – Sanggau di Desa Peniti, Sekadau Hilir, pengguna jalan harus menaikkan kendaraan roda dua ke atas rakit untuk melintasi genangan banjir.

Sedangkan di dalam kota, genangan air juga telah memasuki Jalan Merdeka Timur di KM 02 Desa Mungguk sepanjang kurang lebih 30 meter. Meski demikian, masih dapat dilalui kendaraan roda dua dan empat.

“Beberapa titik ruas jalan sudah tergenang, di beberapa gang seputaran Kota Sekadau juga sudah terendam air,” ujar Man, salah satu warga Sekadau.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sekadau, sampai dengan hari ini terdata 6 kecamatan yang terdampak banjir. Dari jumlah itu (kecamatan), sebanyak 26 desa, 5.234 kepala keluarga (KK) dan 18.678 jiwa terdampak musibah banjir yang telah berjalan dua pekan ini.

Untuk pengungsi terdata 727 kepala keluarga atau 2.460 jiwa di rumah – rumah keluarga yang tidak terdampak banjir.

Sejak hari ini, beberapa komunitas dan pemerintahan di tingkat desa mulai membuka tempat – tempat fasilitas umum yang disiapkan untuk pengungsi dan dapur umum.

Sedangkan BPBD Kabupaten Sekadau juga telah mendirikan beberapa tenda yang disiagakan jika masyarakat ingin mengungsi dari genangan banjir di rumah-rumah terdampak. (Tim)

Bagaimana Menurut Anda