Banjir Kepung Beberapa Lokasi di Sidimpuan

655

PADANGSIDIMPUAN-SUMUT, BERITAANDA – Intensitas curah hujan yang tinggi dalam kurun waktu sepekan terakhir ini di wilayah Kota Padangsidimpuan, mengakibatkan luapan air sungai serta limpahan banjir dimana-mana.

Wakil Walikota Padangsidimpuan Arwin Siregar saat meninjau jembatan ambruk di Pulo Bauk, Kecamatan Sidimpuan Tenggara, menyebutkan, sejak Kamis (30/1/2020) sore sampai Jumat (31/1/2020) pagi, tercatat lebih 50 rumah yang terendam dan satu terdampak longsor.

Di Desa Labuhan Rasoki dan Manunggang Jae, Kecamatan Sidimpuan Tenggara, ada 16 rumah yang benar-benar terdampak banjir. Kemudian belasan hektare sawah, kolam, dan kebun rakyat diterjang banjir. Ditambah satu jembatan yang ambruk di anak Sungai Padang Silayu.

Disaat bersamaan di lokasi berbeda, 20 rumah juga tergenang banjir di Lingkungan III dan IV Kelurahan Batunadua Jae, dan 13 rumah di Aek Bayur dan Pudun Jae Kecamatan Sidimpuan Batunadua, 4 rumah di Sibaganding Kelurahan Sitamiang Kecamatan Sidimpuan Selatan.

“Sedangkan di Desa Simatohir, Kecamatan Angkola Julu, 1 rumah rusak berat akibat dijebol longsor pada bagian dapur,” ujar Arwin sembari menegaskan, begitu terjadi bencana, personel BPBD, kecamatan, kelurahan, desa, dibantu TNI dan Polri, segera ke lokasi membantu warga.

Setelah situasi terkendali, semua masih berada di lokasi memberikan bantuan bagi warga yang terdampak bencana, membersihkan material bekas banjir dan longsor. Termasuk mendirikan dapur umum, menyerahkan bantuan selimut, tikar, tenda dan sembako bagi warga.

Kepada seluruh masyarakat Padangsidimpuan, Walikota Irsan Efendi Nasution melalui Wakil Walikota Arwin Siregar mengimbau agar ekstra hati-hati terhadap bencana banjir dan longsor. Sebab, saat ini kondisi cuaca musim hujan.

Segenap aparatur pemerintah diinstruksikan untuk membantu warga mengantisipasi dan menghadapi bencana. Mendeteksi potensi dampak berat yang akan terjadi apabila terjadi bencana, seperti pemukiman warga yang ada di pinggir sungai dan tebing perbukitan.

“Pemerintah Kota Padangsidimpuan bersama TNI dan Polri serta stakeholder lainnya, selalu berada bersama rakyat. Semua kita jaga dan bantu agar terhidar dari bencana. Tidak akan ada perlakuan khusus ataupun membeda-bedakan,” tegas Wakil Walikota. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda