Apel Pergeseran Pasukan Operasi Mantap Brata Krakatau Dalam Rangka Pengamanan Tahap Pungut dan Hitung Suara Pemilu 2019 di Jajaran Polda Lampung

268

BANDAR LAMPUNG, BERITAANDA – Apel serpas (pergeseran pasukan) dengan pimpinan apel Kapolda lampung Irjen Pol. Drs. Purwadi Arianto, M.Si, digelar pagi ini di lapangan Korpri Komplek Gubernuran, Ahad (14/4/2019).

Saat menyampaikan amanatnya, Kapolda menyampaikan sebanyak total 63.000 personel gabungan siap mengamankan pelaksanaan pemilu serentak tahun 2019.

Ke-63.000 personel tersebut terdiri dari 1.948 personel Polda Lampung, 6.692 personel Polres jajaran Polda Lampung, 1.465 personel Korem 043 Gatam dan jajaran, 25 personel Lanal Lampung, 315 personel Brigif 4 Marinir/ BS, 25 personel Lanud Pangeran M. Bun Yamin serta 52.530 Linmas siap mengamankan sebanyak 26.265 TPS, dengan rincian jumlah TPS kurang rawan sebanyak 2.817, TPS rawan sebanyak 310, TPS sangat rawan sebanyak 108 dan TPS khusus sebanyak 30, yang tersebar di seluruh Provinsi Lampung.

“Pemilu merupakan hajatan politik dan pesta demokrasi bersama seluruh elemen bangsa Indonesia, oleh karena itu kita semua bertanggung jawab terselenggaranya pemilu 2019 yang aman, damai dan sejuk. Untuk itu Polda Lampung menerapkan 3 prinsip utama pemilu, yakni pertama pam pemilu yang mantap, kedua gakkum pemilu yang profesional dan ketiga sukses pemilu yang kita idamkan,” jelas Kapolda.

Kemudian Kapolda menambahkan, untuk mewujudkan 3 prinsip utama tersebut didukung oleh tiga  upaya yakni 3P (proaktif, partnership dan problem solving).Kepada seluruh personel TNI-Polri yang akan melaksanakan tugas pengamanan pemilu 2019 agar merangkul dan bekerjasama dengan semua elemen masyarakat, serta mengajak untuk beraama-sama menyukseskan pengamanan pemilu 2019.

“Mari kita yakinkan kepada masyarakat bahwa TNI-Polri siap mengawal dan mengamankan pemilu 2019,” ujarnya lagi.

Kapolda Lampung juga menekankan antara lain agar menyiapkan fisik dan mental dengan dilandasi komitmen moral dan disiplin kerja yang tinggi, sehingga dapat menampilkan jati diri TNI-Polri, serta bersikap netral dalam pelaksanaan pemilu, pedomani aturan perundang-undangan serta SOP pengamanan di TPS, berikan pengawalan terhadap kotak suara maupun surat suara yang sudah selesai direkap di TPS dan pastikan logistik pemilu tersebut aman sampai di PPK dan dilakukan pengamanan lanjut oleh personel Polres dan Polsek setempat. Hindari pelanggaran maupun penyimpangan yang dilakukan oleh personel TNI-Polri.

Apel pergeseran pasukan dihadiri Wakapolda Lampung Brigjend Pol Teddy Minahasa, Danrem 043 Gatam, Danlanal Lampung, Danbrigif 4 Marinir/BS, Danlanud Pangeran M. Bun Yamin, pejabat utama Polda Lampung dan seluruh personel Pergeseran Pasukan BKO Polres jajaran Pam TPS tahun 2019.

Usai apel dilanjutkan dengan deklarasi kesiapan TNI-Polri. (Katrine)

Bagaimana Menurut Anda