AH Akan Lapor Balik, GPAB OI: Kita Tidak Takut

354
Ilustrasi.

INDRALAYA-OI, BERITAANDA – Menanggapi statemen salah satu anggota DPRD OI dan juga caleg PPP dapil IV OI berinisial AH di pemberitaan media online hari ini, Kamis (9/5/2019), yang mengatakan akan melaporkan balik orang yang melaporkan dirinya ke Bawaslu OI perihal dugaan money politic di dapilnya. Ketua Ormas Generasi Penggerak Anak Bangsa (GPAB) Sumsel Yongki Ariansyah menyatakan tidak takut dan siap melakukan perlawanan.

Dijelaskan Yongki via ponsel, hukum saat ini seakan tutup mata dan tebang pilih. Padahal seharusnya Bawaslu OI berterima kasih terhadap para pelapor, karena sudah membantu kinerja mereka. Apalagi Bawaslu juga menyarankan agar bila ada temuan terkait pelanggaran pemilu agar warga juga pro aktif.

“Kami menduga Bawaslu OI main mata atau kongkalingkong dengan oknum caleg ini. Mau bukti apalagi yang harus diberikan, pihak pelapor juga sudah memberikan keterangan sedemikian rupa. Dan menurut informasi, timsesnya juga mengakui bahwa uang yang diberikan didalam amplop tersebut itu atas perintah AH,” ujar Yongki, Kamis (9/5/2019) malam.

Tentunya atas keputusan Bawaslu OI yang menyatakan AH tidak terbukti bersalah itu, dijelaskan Yongki lagi, pihaknya juga tidak akan tinggal diam. GPAB terus akan bergerak dan juga akan melalukan demo dan melaporkan ini ke Dewan Kehormatan Penyelenggaraan Pemilu (DKPP) RI.

“Kita pastikan akan terus melakukan gerakan, dan ketidakadilan ini juga tak akan didiamkan begitu saja, pasti kami akan melakukan tindakan serius lainnya,” tegas Yongki.

Diketahui sebelumnya, AH dilaporkan warga bernama Mastinah terhadap terlapornya Peri, yang diduga merupakan timses AH jelang pemilihan legislatif 17 April yang lalu.

Namun oleh Bawaslu OI dianggap tidak dapat ditindaklanjutinya laporan tersebut, dengan alasan belum ditemukannya alat bukti yang memenuhi unsur Pasal 523 Ayat 2 Undang-Undang RI No.7 Tahun 2017 tentang pemilu.

Itu artinya, oknum caleg AH bisa dinyatakan bersih atas dugaan money politic tersebut, dan aman melenggang ke kursi DPRD Kabupaten Ogan Ilir periode 2019-2024. (Adie)

Bagaimana Menurut Anda