3 Rumah di SP Padang Hangus Terbakar

823

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Dengan mengerahkan dua (2) unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar), Kabid Damkar OKI Syawal Harahap, S.Sos M.Si bersama 12 orang personelnya berjibaku jinakkan api yang mengamuk di RT III Desa Mangun Jaya Kecamatan SP Padang OKI, Ahad (10/11/2019) sSubuh.

Alhasil, kendati tak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran yang terjadi di pemukiman padat penduduk tersebut. Namun tak urung 3 unit rumah hangus terbakar dilalap si jago merah, walaupun berkat kesigapan petugas Damkar yang dibantu warga setempat tak sampai meluas ke rumah sekitarnya.

“Kebakaran terjadi mulai pukul 04.10 Wib, dan info adanya peristiwa itu kita terima dari anggota Damkar, Danu Irwan dan Indra, yang kebetulan warga setempat pukul 04.30 Wib,” ungkap Kasat Satpol PP dan Damkar OKI, Alexander, melalui Kabid Damkar, Syawal Harahap, Ahad (10/11/2019) siang.

Saat itu, kata Syawal, begitu mendapat laporan kita langsung bergegas ke lokasi kebakaran dan tiba di lokasi pada pukul 05.10 Wib. Namun api sudah membesar serta melahap 3 unit rumah warga, hingga kita berjibaku memadamkan api dengan dibantu warga setempat.

“Alhamdulillah, setelah melokalisir kobaran api agar tidak merambat ke rumah sisi kiri, kanan, depan dan belakang rumah yang terbakar. Setengah jam berlalu, kobaran api dapat kita jinakkan dengan bantuan warga yang menggunakan mesin alsintan,” tandas Syawal.

Dijelaskan Syawal, 3 unit rumah yang habis terbakar yaitu milik Robani (75) yang ukuran rumah 6×12 meter, konstruksi semi permanen bertingkat lantai kayu, bawah batako, atas papan, dan atap seng dengan kerugian ditaksir Rp250 juta.

“Lalu rumah milik Burniat (57), konstruksi semi permanen lantai papan, bawah batako atas papan dan atap seng, kerugian Rp60 juta. Kemudian rumah kayu ukuran 5×8 meter konstruksi kayu 1 lantai, yang dihuni oleh 2 keluarga yaitu Febri (36) dan Cecep (34). Kerugian Rp40 juta,” jelas Syawal.

Sementara 2 unit rumah yang terdampak, kata Syawal lagi, milik Terok (50). Dinding sebelah rumahnya kondisi 75 persen terbakar. Dan rumah milik Samsudin (58), bangunan permanen, sedikit terbakar atap dan selasar rumah.

“Beruntung sumber air dekat dengan lokasi kebakaran, sehingga memudahkan petugas melaksanakan proses pemadaman. Usai kobaran api dijinakkan, petugas Damkar melakukan pendinginan untuk memastikan bahwa api benar – benar padam, berlangsung selama 1 jam,” ujar Syawal.

Ditambahkan Syawal, api diduga muncul akibat adanya konsleting listrik dari stop kontak kulkas di rumah milik Burniat. Namun alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran tersebut. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda