21 Pelaku Tawuran di Kota Palembang Diamankan Polisi

29

PALEMBANG, BERITAANDA – Sebanyak 21 pelaku tawuran di Kota Palembang diamankan petugas Satreskrim Polrestabes Palembang.

Aksi tawuran tersebut terjadi pada Sabtu (16/12/2023) malam hingga Ahad (17/12/2023) dini hari di kawasan Jalan Brigjen HM Effendi (Radial) Kecamatan Bukit Kecil atau tidak jauh dari Sungai Sekanak-Lambidaro.

Pelaku tawuran ini diamankan petugas patroli yang tengah melakukan operasi kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) di kawasan tersebut.

Tak hanya hanya mengamankan puluhan pelaku tawuran, petugas juga mengamankan barang bukti dua senjata tajam jenis celurit dan kayu yang telah dipasangkan paku sebagai senjata.

Dari 21 orang pelaku tawuran yang diamankan tersebut, seorang pemuda kedapatan menyimpan dan memiliki celurit berinisial RR. Untuk RR, ditetapkan tersangka dan akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Total ada 21 pemuda dan remaja yang kita amankan terkait dengan aksi tawuran kemarin. Ke 21 orang ini, ada 14 orang diamankan masih berstatus anak dan 6 lainnya berusia di atas 17 tahun serta seorang lagi yang diamankan karena memiliki dan membawa sajam. Untuk pelaku RR ini akan kita proses sesuai ketentuan dan juga aturan perundangan yang berlaku,” kata Kapolrestabes Palembang Kombes Pol. Harryo Sugihhartono disela-sela konferensi pers, Senin (18/12/2023) siang.

Bukan hanya itu, aksi tawuran yang terjadi di malam Ahad tersebut, berawal dari saling ejek dan tantang melalui media sosial. Selanjutnya kedua kelompok remaja yang didominasi pelajar SMA/SMK sederajat ini, menyepakati pelaksanaan tawuran di TKP. Terlebih lagi, aksi tawuran ini akan disiarkan melalui medsos milik setiap kelompok yang tawuran.

“Hal ini terjadi sangat sepele, hingga kelompok ini sepakat untuk tawuran. Begitu tawuran akan terjadi, anggota kita melintas yang lagi patroli, sehingga puluhan remaja ini kalang kabut berlarian dan yang lain mampu kita amankan,” jelasnya.

“Untuk itu saya ingatkan kepada kedua orang tua untuk peka dengan kondisi dan komunikasi melalui medsos ini. Untuk itu, bagi remaja dan dewasa yang mau ikut merasakan dinginnya penjara, silakan ikut tawuran. Karena pasti akan kita proses hukum, terutama pelaku yang membawa sajam,” tegas Harryo. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda