Walikota Sidimpuan Buka Festival Budaya dan Oleh-oleh Tabagsel

658

PADANGSIDIMPUAN-SUMUT, BERITAANDA – Festival Budaya dan Oleh-oleh Tabagsel (FBO2T) yang digelar di Alaman Bolak Padang Nadimpuan, Padangsidimpuan, secara resmi dibuka oleh Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution, Rabu (18/12/2019) pagi.

“Pemkot Padangsidimpuan sangat berbahagia atas dilaksanakannya pameran FBO2T tahun ini. Tegas kami sampaikan, pemkot setempat mendukung penuh penyelenggaraan kegiatan yang diyakini mampu mendorong terciptanya pertumbuhan ekonomi Tabagsel, khususnya di Padangsidimpuan,” kata Walikota Irsan.

Kota Padangsidimpuan, kata dia, sadar betul, bahwa Sidimpuan merupakan titik tengah dari wilayah Tabagsel. Sidimpuan dalam skop yang lebih kecil harus mampu berbenah diri dengan berbagai perkembangan yang terjadi di wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel).

“Manakala Kota Padangsidimpuan tak mampu menangkap berbagai getaran perkembangan itu, baik peluang maupun tantangan yang ada, maka tentu sekali Kota Padangsidimpuan akan sepi dan tertinggal jauh dibanding dari daerah-daerah lainnya,” tutur Irsan.

Sambung dia, Pemkot Padangsidimpuan juga sadar betul, bahwa sumber daya alam (SDM) yang ada di Kota Padangsidimpuan sangat terbatas. Karenanya, even-even semacam FBO2T ini menjadi suatu kesempatan emas dan harapan bagi Sidimpuan untuk menjadi tuan rumah yang baik.

“Atas itu, sekali lagi kami sampaikan apresiasi yang tinggi kepada semua pihak panitia yang tidak dapat disebutkan satu persatu. Bapak ibu sekalian telah turut memberi kontribusi besar bagi pertumbuhan perekonomian masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM,” ujar walikota.

Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Syahrul M. Pasaribu juga menyampaikan apresiasi atas kegiatan dimaksud. Pun demikian, dia berharap kegiatan tersebut dapat dievalusi, meliputi sisi outcome serta benevit-nya. “Sudah sejauh mana kegiatan ini dapat meningkatkan kesejateraan masyarakat di-Tabagsel,” katanya.

Diingatkan Syahrul, betapa gesitnya pun UMKM tetap harus dibarengi dukungan pemerintah. Salah satu bentuk dukungan itu seperti bidang infrastruktur untuk menunjang kelancaran arus balik pengangkutan. Semisal panganan Kipang Madina, kue Panggelong Tapsel. Semua dapat dibawa dengan mudah dari dan ke Sidimpuan, manakala infrastruktur telah memadai.

Dukungan dari kedua kepala daerah tersebut di atas, menurut Ketua Panitia FBO2T, Safran Edy H. Siregar, merupakan penyemangat bagi pihak panitia dalam setiap penyelenggaraan even FBO2T yang sudah memasuki tahun ketiga ini. Secara khusus, Edy pun menyampaikan ucapan terimakasih tak terhingga kepada keduanya.

“Bapak Walikota Sidimpuan dan Bupati Tapsel adalah sponsor utama kami mensukseskan pelaksanaan acara FBO2T. Semoga ke depan, dukungan serupa juga mengalir dari sejumlah kepala daerah lainnya yang ada di Tabagsel. Mohon maaf bila masih terdapat kekurangan di sana sini, di masa mendatang hal ini akan terus kita benahi,” imbuh Safran.

Senada, Ketua Dewan Pembina FBO2T Hamsir Siregar juga menampaikan terimakasih kepada semua pihak, terutama sponshorship. Semoga, kata dia, kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik serta sukses. Yang pada gilirannya akan berdampak positif terhadap perekonomian Tabagsel, khususnya para pelaku UMKM.

“Kami para perantau selalu merasa terpanggil untuk membangun kampung halaman. Selaras dengan program Gubernur Sumut terdahulu, Raja Inal Siregat, yakni ‘Martabe’ (marsipature hutana be),” tandas pengusaha properti yang berdomisili di Jakarta tersebut.

Turut hadir dalam pembukaan antara lain Ketua Yayasan FBO2T Kiman Siregar, Ketua Dewan Pengawas FBO2T Ali Muda, Wakil Walikota Padangsidimpuan Arwin Siregar, Wali Amanat USU Panusunan Pasaribu, Dandim 0212/TS Letkol Inf. Akbar Nofrizal Yusananto, mewakili Bupati Paluta, Wakapolres Sidimpuan dan Tapsel, dan tamu undangan lainnya. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda