Usai Tak Menemui Gubernur Jambi Saat Sidak, Kadispera Kini Rendahkan Jurnalis

171

JAMBI, BERITAANDA – Setiap instansi pemerintahan, baik di pusat, daerah maupun kabupaten/kota merupakan mitra kerja bagi insan media. Namun hal itu tidak terjadi di Provinsi Jambi.

Salah satu wartawan dari Jaya Pos bernama Raden Afrijal melalui media sosial WA Grup Ikatan Jurnalis Provinsi Jambi (IJPJ) menerangkan bahwa ada pernyataan Kadispera Pemprov Jambi yang sudah merendahkan profesi wartawan.

“Katanya berita kmrn viral gara-gara tidak diberi thr,” tulis dia di WA grup tersebut.

Hal ini bermula saat Gubernur Jambi melakukan sidak usai cuti lebaran ke Dinaspera. Kedatangan orang nomor satu di Provinsi Jambi tersebut tidak disambut oleh Kadispera, melainkan hanya pegawai honorer. Kemudian gubernur menanyakan keberadaan kepala dinas (kadis).

Pegawai honor tersebut menyampaikan kepada gubernur bahwa kadis sedang bekerja di lantai tiga. Mendapat info dari pegawai tersebut, gubernur langsung menuju ke mobil untuk pulang ke kantor.

Ternyata kejadian itu berimbas saat gubernur menggelar halal bihalal kepada semua pegawai di lingkungan pemprov. Lalu, gubenur jambi kembali menyinggung kadispera saat sidak tersebut.

Tanpa diduga oleh para jurnalis, kemudian saat ada kegiatan dekranasda di rumah dinas Gubernur Jambi, Kadispera dihadapan insan media dan disaksikan oleh Kadinsosdukcapil melontarkan pernyataan bahwa dirinya menjadi viral diberitakan oleh media disebabkan tidak memberi THR kepada wartawan.

Dalam penjelasan media sosial WA grup IJPJ, Raden Afrijal pun merasa tersinggung. Kemudian ia pun mengajak teman-teman jurnalis membuat pernyataan petisi agar kadispera mundur. (Inro)

Bagaimana Menurut Anda