‘Tujah Apakah Budaya’, Kapolda Ingin Ubah Tampilan Wajah Sumsel Lebih Humanis

365

PALEMBANG, BERITAANDA – Kapolda Sumsel yang diwakili Wakapolda Brigjen Pol. Rudi Setiawan SIK SH MH membuka focus group discussion (FGD), bertempat di Ballroom Aston Grand Palembang, Kamis (6/2/2020).

Diadakannya FGD ini merupakan gagasan dari Kapolda Sumsel Irjen Pol. Drs. Priyo Widyanto SH MH  dengan tema ‘Tujah Apakah Budaya’, ikut dihadiri Gubernur Provinsi Sumatera Selatan H. Herman Deru, Walikota Palembang Harno Joyo, Forkopinda Provinsi Sumsel, para pejabat utama Polda Sumsel, para Kasatwil jajaran Polda Sumsel, para bupati wilayah Sumsel, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta utusan mahasiswa.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda mengatakan, dengan diadakan kegiatan ini tekad niatan yang baik untuk merubah tampilan wajah Sumatera Selatan menjadi lebih baik, lebih humanis lagi, terutama terkait dengan senjata tajam (sajam).

“Sebenarnya dengan ide kegiatan ini, Kapolda sangat ingin sekali peristiwa soal tujah-menujah dapat ditekan. Tidak hanya oleh kepolisian semata, tetapi oleh seluruh komponen masyarakat di Sumatera Selatan,” kata dia.

“Tentunya kita percaya sekali bahwa situasi yang kondusif akan menjadi prasyarat untuk Sumatera Selatan lebih baik lagi ke depan, dan ini menjadi tanggung jawab kita semua,” tambah dia.

“Kita harus merubah apakah tujah ini menjadi suatu budaya. Semoga FGD pada pagi hari ini dapat menemukan akar permasalahan, mencari solusi, kemudian ada rekomendasinya buat kita semua. Kita bergerak bersama-sama menekan semuanya, melindungi seluruh masyarakat Sumatera Selatan,” pungkas Wakapolda. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda