Tuan Rumah Porwanas 2027, Badminton Lampung Bidik Dua Emas

11

BANDAR LAMPUNG, BERITAANDA – Tim Badminton Lampung mulai memanaskan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027. Tampil sebagai tuan rumah, tim membawa ambisi besar, merebut dua medali emas dan satu perak.

Persiapan itu mulai digeber dari lapangan GOR Ryuga, Hajimena, Lampung Selatan. Selasa (1/9/2026), para pemain menjalani latihan tanding sebagai bagian dari program persiapan menuju Porwanas 2027.

Keringat yang mengucur dari para pemain menjadi gambaran keseriusan tim dalam mengejar target. Sebab, bermain dihadapan publik sendiri dinilai menjadi momentum yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin.

Manager Cabor Badminton Porwanas Lampung, Drs. H. Aswarodi M.Si, meninjau langsung sesi latihan tersebut. Ia menilai persiapan tidak bisa dilakukan secara instan. Selain menjaga kebugaran, pemain harus terus mengasah teknik dan menemukan komposisi pasangan terbaik untuk setiap nomor yang dipertandingkan.

“Sekarang sudah latihan yang kedua. Kita akan terus latihan sampai seminggu sebelum Porwanas,” kata Aswarodi.

Menurutnya, konsistensi menjadi salah satu faktor penting untuk mencapai target. Para pemain dituntut menjaga kondisi fisik tetap prima sekaligus mampu mempertahankan performa terbaik selama menjalani rangkaian latihan.

“Kita berharap teman-teman konsisten dan memiliki fisik yang prima. Kita juga terus mencari formula tim yang bagus, termasuk gambaran pasangan yang akan ditandingkan,” ujarnya.

Target dua emas dan satu perak tersebut bukan tanpa evaluasi dari hasil Porwanas sebelumnya. Pada ajang sebelumnya, badminton Lampung hanya mampu membawa pulang satu medali perak dan satu perunggu dari empat medali yang diperebutkan.

Kini, peluang untuk memperbaiki pencapaian itu terbuka lebar. Status sebagai tuan rumah diharapkan mampu menjadi tambahan motivasi bagi para pemain.

“Karena kita tuan rumah, saatnya kita rebut emas,” tegas Aswarodi.

Meski demikian, persaingan dipastikan tidak mudah. Sejumlah provinsi dari Pulau Jawa diprediksi menjadi pesaing kuat, di antaranya Jawa Tengah, Jawa Barat, dan DKI Jakarta.

Untuk menghadapi persaingan tersebut, latihan tanding menjadi salah satu menu utama dalam persiapan tim. Para pemain tidak hanya berlatih internal, tetapi juga dijadwalkan menjalani sparing dengan tim lain guna mengukur kemampuan sekaligus membiasakan diri dengan atmosfer pertandingan.

Penanggung Jawab Cabor Badminton, Hendri Meizon mengatakan, saat ini sekitar 12 pemain mengikuti proses persiapan. Jumlah tersebut masih akan diseleksi kembali untuk mengisi empat nomor pertandingan yang akan dipertandingkan.

“Kami masih terus mencari formula yang terbaik. Pemain akan diseleksi lagi sesuai dengan empat nomor yang dipertandingkan,” ujar Hendri.

Menurut Hendri, sejumlah agenda uji tanding juga tengah disiapkan. Langkah tersebut penting untuk mengetahui perkembangan kemampuan pemain sekaligus mengukur kekuatan tim sebelum memasuki persaingan Porwanas 2027.

Bagi para pemain, setiap sesi latihan bukan sekadar rutinitas. Setiap pukulan, reli panjang, hingga latihan tanding menjadi bagian dari proses membangun kesiapan dan mental bertanding.

Porwanas 2027 memang masih beberapa waktu lagi. Namun, bagi tim badminton Lampung, perjuangan menuju podium sudah dimulai dari sekarang.

“Kami sedang membangun keyakinan bahwa ketika pertandingan berlangsung di rumah sendiri, Lampung tidak sekadar menjadi tuan rumah, tetapi juga mampu menjadi juara,” ungkapnya. (*)

Bagaimana Menurut Anda