TMMD Berkontribusi Ubah Wajah Desa Pedalaman

232

PALAS-SUMUT, BERITAANDA – Sejak dilaksanakan pertama kali di tahun 1980, TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) telah memberikan kontribusi besar dalam mempercepat pembangunan nasional di kawasan pedesaan.

“TMMD diarahkan pada daerah yang membutuhkan seperti daerah terisolasi/terpencil, tertinggal, perbatasan, terkena bencana, dan juga daerah lainnya,” sebut Dandim 0212/TS, Letkol Inf. Akbar Novrijal Yusananto, kepada BERITAANDA, Rabu (31/7/2019).

Program TMMD, menurut dia, merupakan bentuk keterpanggilan dan partisipasi TNI dalam pembangunan, khususnya di wilayah pedesaan yang tertinggal dan terpencil, sebagai bagian integral dari pembangunan nasional.

“Dengan terjadinya pembangunan itu, maka akan meningkatkan taraf hidup dan kualitas masyarakat di pedesaan. Dan, hal itu menjadi sebagai salah satu sumber kekuatan dalam melaksanakan sistem pertahanan rakyat semesta,” ungkap Dandim.

Bagi perwira TNI yang juga Dansatgas TMMD Kodim 0212/TS ini, keberhasilan pembangunan desa berarti meningkatkan pemerataan kesejahteraan yang akan menuju kepada terciptanya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Melihat dari tujuan kegiatannya, TMMD sejatinya bukan program TNI semata, melainkan merupakan program terpadu lintas sektoral, antara TNI, kementerian, pemerintah daerah dan komponen bangsa lainnya yang dilaksanakan secara terintegrasi bersama rakyat.

“Karenanya suksesnya penyelenggaraan TMMD tidak terlepas dari peran serta pemerintah di daerah, mulai tingkat provinsi, kabupaten hingga desa, juga adanya kerja sama dengan kementerian dan LPNK. Aplikasinya mengutamakan aspirasi dari bawah,” jelas Akbar.

Lebih jauh Dandim menjelaskan, proses mewadahi kepentingan masyarakat di daerah sasaran secara komprehensif dan integral. Dimana sasaran kegiatan tak sekedar mencakup pembangunan fisik, namun tetap harus berdampingan (dilengkapi) pembangunan non fisik.

Program TNI Manunggal Membangun Desa, diharapkan tingkatkan imunitas bangsa guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat dari berbagai permasalahan yang saat ini mengemuka seperti, provokasi dan adu domba, serta penyalahgunaan narkoba.

“Dalam hal untuk mewujudkan semua itu yang tentunya melalui pemenuhan pemerataan pembangunan desa, maka dibutuhkan konsistensi, komitmen, dan kerja keras kita semua, umumnya dari seluruh komponen bangsa,” ujar Akbar menutup penjelasannya. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda