Tingkatkan Kualitas Kesehatan di Tapsel, PT AR Inisiasi Revitalisasi Posyandu

54
Launching program revitalisasi posyandu yang diiniasiasi PT Agincourt Resources, di tujuh desa target percontohan di Kabupaten Tapsel, pada 2 Juli 2022.

TAPSEL-SUMUT, BERITAANDA – PT Agincourt Resources (PT AR), pengelola Tambang Emas Martabe inisiasi revitalisasi posyandu di tujuh desa target percontohan di Kecamatan Batangtoru dan Muara Batangtoru Kabupaten Tapanuli Selatan, dengan target peningkatan strata posyandu secara bertahap menuju posyandu mandiri yang berfokus pada kesehatan ibu dan anak.

General Manager Operations PT AR, Rahmat Lubis mengatakan, rencana strategis perusahaan untuk program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat (PPM) pada 2022 fokus pada peningkatan kualitas dan layanan mutu pendidikan, kesehatan, sosial budaya, ekonomi, dan infrastruktur dasar bagi masyarakat.

“Cukup banyak program telah dilakukan PT AR untuk meningkatkan akses pelayanan dan kualitas kesehatan di masyarakat, salah satunya program revitalisasi posyandu ini,” ujarnya.

Program ini merupakan bagian dari program nasional dalam dokumen rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) dan rencana strategi Kementerian Kesehatan tahun 2020-2024. Posyandu jadi wadah titik temu antara pelayanan profesional petugas kesehatan dan peran aktif masyarakat dalam menanggulangi masalah kesehatan, khususnya upaya menurunkan angka kematian bayi dan angka kelahiran.

Sebagai wujud komitmen dalam pelaksanaan program ini, PT AR bersama dengan Dinas Kesehatan Tapanuli Selatan (Tapsel) dan tenaga ahli CV Sinergi Medika Indonesia telah menandatangani perjanjian kerjasama program revitalisasi posyandu di tujuh desa target pada Juli 2022.

Program berdurasi enam bulan ini menyasar tujuh posyandu, lima di antaranya berada di Kecamatan Batangtoru, tersebar di Desa Napa, Desa Hapesong Lama, Kelurahan Aek Pining, Kelurahan Wek II, dan Desa Telo. Dua posyandu lainnya di Desa Bandar Hapinis dan Desa Terapung Raya di Kecamatan Muara Batangtoru.

Senior Manager Community PT AR, Christine Pepah menjelaskan, selain menjadikan layanan posyandu lebih optimal, program ini juga memberdayakan kader kesehatan dalam hal peningkatan pengetahuan dan soft skill. Kader diharapkan terampil melakukan screening kesehatan dan penyuluhan, mampu menggunakan aplikasi posyandu, serta menyusun rencana tindak lanjut.

“Program revitalisasi posyandu ini diharapkan berdampak pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat di tujuh desa target seperti membaiknya status gizi serta kesehatan ibu dan anak serta meningkatnya strata posyandu,” kata Christine.

Revitalisasi posyandu juga diarahkan untuk menyokong perluasan target layanan di posyandu. Dengan begitu, layanan posyandu tidak terbatas pada ibu dan bayi, tetapi dapat melayani kelompok keluarga lainnya seperti remaja, lansia, dan pelayanan posbindu.

Dalam rangkaian program revitalisasi posyandu, pada 4 Agustus 2022 para kader kesehatan mendapat pengetahuan penanggulangan diare dan pencegahan stunting melalui webinar bertema “Mengenal Masalah Kesehatan dan Pelayanan Kesehatan Anak di Posyandu” yang dibawakan dokter spesialis anak Fitria Mahrunnisa, M.Sc, Sp.A.

Komitmen PT AR dalam pengembangan dan pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan di tahun 2022 juga ditunjukkan dengan peluncuran program Menuju Tapanuli Selatan Bebas Tuberkulosis (ENTAS-TB) untuk menekan insiden penyakit menular tuberkulosis di Tapanuli Selatan.

Program ini menyasar tujuh desa yang sama, yakni Kelurahan Aek Pining, Desa Telo, Desa Napa, Desa Hapesong Lama, Kelurahan Wek II, Desa Terapung Raya, dan Desa Bandar Hapinis. Dalam program ini, PT AR bekerja sama dengan Pemkab Tapsel dan Yayasan KNCV Indonesia.

Di sisi lain, Lurah Aek Pining, Hendra Sakti Siregar, memberikan apresiasi positif atas program revitalisasi posyandu yang dilaksanakan di tujuh desa target, termasuk di kelurahannya.

“Program ini berpengaruh besar ke para kader kesehatan. Saat program ini mulai dijalankan, para kader yang mendapat edukasi kesehatan langsung bergerak mendata balita hingga lansia. Efeknya, pendataan kesehatan masyarakat lebih lengkap dibanding dulu,” tutur Hendra.

Ketua TP PP Kelurahan Aek Pining, Puji Lestari menambahkan, program revitalisasi posyandu semakin meningkatkan efektivitas sistem lima meja posyandu, utamanya meja empat yang fokus pada penyuluhan gizi. [Anwar]

Bagaimana Menurut Anda