Tim Penilai Kecamatan Terbaik Sumut Kunjungi Sidimpuan Hutaimbaru

572

PADANGSIDIMPUAN-SUMUT, BERITAANDA – Tim penilai kecamatan terbaik tingkat Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengunjungi Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru, Kota Padangsidimpuan, Selasa (7/10/2019) pagi.

Kunjungan tersebut berkaitan dengan perlombaan Kecamatan Terbaik Tingkat Provinsi Sumatera Utara (Provsu) tahun 2019. Dalam kegiatan ini, tim penilai diketuai Ervan Gani P. Siahaan, Chairin Fitri Simanjuntak, dan empat orang lainnya dari OPD Provsu berbeda.

Kedatangan tim penilai dari Provsu ini disambut langsung Camat Sidimpuan Hutaimbaru Sayidiman Pulungan, didampingi Ketua PKK Ernawati Sayidiman dan diikuti seluruh kepala desa se-kecamatan setempat diiringi tari-tarian ‘mangayapi’.

Wakil Walikota Padangsidimpuan Arwin Siregar ketika membuka acara menyampaikan selamat datang kepada tim penilai Kecamatan Terbaik Provinsi Sumatera Utara yang telah hadir di Kecamatan Sidimpuan Hutaimbaru Kota Padangsidimpuan.

“Semoga kehadiran bapak/ibu sekalian dari berbagai lintas OPD Provsu, lebih dititikberatkan pada sisi pembinannya, tanpa mengenyampingkan penilaian. Hal ini tentu sangat dibutuhkan dalam rangka pengembangan dan perbaikan Kecamatan Sidimpuan Hutaimbaru kedepan,” ujar Arwin.

Sehingga, kata dia lagi, selain nanti betul-betul bisa menjadi kecamatan yang dibanggakan, karena bisa memberi pelayanan dari berbagai dimensi kepada masyarakat. Pelayanan Kecamatan Sidimpuan Hutaimbaru selalu dirasakan hadir tengah-tengah masyarakat.

Sebelumnya, Camat Sayidiman Pulungan dalam eksposnya memaparkan, nama Hutaimbaru diadopsi dari ungkapan ‘membuka kampung’ yakni hutan atau rimba. Sehingga, masyarakat setempat menamainya Huta Rimba Baru.

“Penafsiran Huta Rimba Baru itu sendiri suatu perkampungan yang baru dibuka. Namun, karena masyarakat setempat sedikit kesulitan menyebutnya, maka disingkat menjadi Hutaimbaru, meliputi lima kelurahan dan lima desa,” papar camat dihadapan para tim penilai.

Dikatakannya, berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan di kecamatan setempat selalu menerapkan sistem sinergitas antara forum pimpinan kecamatan (forkopimcam), serta pihak komponen terkait lainnya.

Program ‘kotaku’ sengaja diintensifkan di Kecamatan Sidimpuan Hutaimbaru. Program ini dilaksanakan di Kelurahan Hutaimbaru dan Kelurahan Lubuk Raya yang tujuannya adalah untuk mengurangi kekumuhan.

Mata pencaharian warga di Kecamatan Hutaimbaru, menurut Sayidiman, lebih didominasi sektor pertanian yakni 80%. Sisanya, 15% ASN, dan 5% wirausaha. Karenanya, koordinasi dengan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) diperkuat untuk mengedukasi kelompok tani atau para petani dalam pengolahan maupun inovasi produksi pertanian.

“Salah satu terobosan dalam memacu produktivitas pertanian, kelompok tani di Hutaimbaru sudah mengelola dan memproduksi pupuk organik dan susu segar,” ungkap Sayidiman.

Pada sektor penanganan keamanan dan ketertiban masyarakat, Kecamatan Sidimpuan Hutaimbaru mengedepankan penyelesaian kekeluargaan. Artinya, penanganannya tidak langsung ditindak melalui hukum, tapi terlebih dahulu dimusyawarahkan di desa/kelurahan.

Sayidiman mengharapkan, kalau sudah masuk masuk level provinsi, segenap lapisan harus mendukung, utamanya desa/kelurahan. Semoga Kecamatan Sidimpuan Hutaimbaru juga bisa lolos menjadi kecamatan terbaik di tingkat Provinsi Sumatera Utara tahun ini.

“Semoga bisa lolos di tingkat Provsu, supaya Kecamatan Hutaimbaru ini bisa mengikuti penilaian kecamatan terbaik di tingkat nasional nantinya,” tandasnya di acara bertema ‘peningkatan kualitas masyarakat Kota Padangsidimpuan yang berkarakter’ itu. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda