Tim Gabungan di OKI Sosialisasi Protokol Kesehatan, Pergub: Sanksi Denda Hingga Rp500 Ribu

116
Dandim 0402/OKI Letkol CZI Zamroni saat akan mengenakan masker kepada warga kedapatan tak pakai masker.

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Karena pandemi corona virus disease 2019 (Covid -19) secara masif masih saja terus menyebar di Indonesia, termasuk dalam wilayah Provinsi Sumatera Selatan, tak terkecuali di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang sempat terjadi lonjakan, walau akhirnya berhasil diminimalisir.

Kendati begitu, untuk memutus mata rantai penyebaran virus tersebut berbagai upaya pun terus dilakukan oleh pemerintah daerah, Polri dan TNI di OKI. Salah satu upayanya dengan melaksanakan kampanye serentak pendisiplinan protokol kesehatan Covid-19, Kamis (10/9/2020) pagi.

Kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya penggunaan masker, menjaga jarak dan selalu mencuci tangan yang dilaksanakan Polres OKI, Kodim 0402/OKI, Satpol PP, Dishub, BPBD, Dinkes, tokoh masyarakat hingga kaum millenial ini turut dibarengi penindakan.

“Sosialisasi terkait penerapan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19 di OKI akan kian dimasifkan,” tegas Kapolres OKI AKBP Alamsyah Pelupessy didampingi Dandim 0402/OKI dan Sekretaris Dinas Satpol PP OKI, Aqma Yuska.

Dalam kegiatan ini, kata dia, kita bekerjasama dengan berbagai elemen, baik pemerintah, TNI, tokoh masyarakat hingga kaum millenial seperti mahasiswa untuk mencegah penularan Covid-19. Kapolres kembali menjelaskan, walaupun di Kabupaten OKI masih cukup terkendali, tapi kita tak ingin masyarakat terlena.

“Kegiatan ini akan dilakukan secara masif, mengingat perkembangan Covid-19 bukan menurun tapi malah meningkat, walaupun itu bukan di OKI, tetapi di beberapa wilayah di Indonesia. Kita juga harus tetap berdisiplin dan perlu diingat kalau tidak patuhi protokol kesehatan Covid-19 bisa saja terjadi seperti daerah lain yang zona merah,” tegas Kapolres.

Saat ini, jelas Kapolres, kegiatan masih difokuskan pada pendisiplinan masyarakat dengan beberapa pemberian sanksi ringan seperti menyanyikan lagu nasional, mengucap Pancasila dan beberapa sanksi ringan lainnya. Berbagai hal ini dilakukan, disamping kampanye bagaimana menggunakan masker (dengan baik), menjaga jarak, menghindari kerumunan.

“Dan mulai kita sosialisasikan penerapan yustisi (pedisplinan) atau penegakan aturan Covid-19, dan sebagaimana diketahui telah diterbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) 37 Tahun 2020 tentang adaptasi kebiasaan baru,” ujar Kapolres.

Dalam Pergub ini sendiri, diterangkannya, dicantumkan juga berbagai sanksi pendisiplinan mulai dari administratif hingga sanksi denda hingga Rp500 ribu.

“Itu semua agar seluruh lapisan masyarakat bisa membudayakan protokol kesehatan dalam berbagai kegiatan sehari-hari. Outputnya kita saling menjaga agar terselamatkan dari penularan Covid-19,” pungkas Kapolres.

Pantauan di lapangan, para petugas gabungan ini menyisir berbagai titik, mulai dari pasar hingga tempat-tempat nongkrong anak muda. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda